Ubah Sampah Jadi Energi Alternatif dan Lapangan Kerja, Ini yang Dilakukan TPS BUMDes Palimanan Barat

Foto : Ist ENERGI ALTERNATIF. Inovatif, TPS BUMDes Palimanan Barat ubah sampah jadi energi alternatif dan lapangan kerja.

CIREBON — Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Makmur Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis desa yang mampu mengubah limbah menjadi sumber ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Unit pengolahan sampah yang dikelola Pemerintah Desa Palimanan Barat bekerja sama dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa tersebut mampu menampung dan mengolah sekitar 8 hingga 10 ton sampah setiap hari.

Pengelolaan sampah juga melibatkan masyarakat secara aktif melalui peran RT dan RW yang mengangkut sampah dari rumah warga menuju TPS.

Setelah melalui proses pemilahan dan pengolahan, sampah diubah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yang kemudian dikirim ke PT Indocement Tunggal Prakarsa untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, keberadaan TPS BUMDes Maju Makmur turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Saat ini, sebanyak 16 orang bekerja sebagai karyawan di unit pengolahan sampah tersebut.

Kepala Unit Pengolahan Sampah TPS BUMDes Maju Makmur Desa Palimanan Barat, Iin Farihin, mengatakan pengelolaan sampah yang tepat mampu menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi.

“Kalau kebanyakan orang melihat sampah ini sebagai sesuatu yang menjijikan, tapi bagi kami sampah ini adalah uang, karena kalau diolah dengan benar, bisa bernilai ekonomi yang tinggi,” ujar Iin saat ditemui, Jumat (3/7).

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Pemulihan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Alfian Rediana, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya melakukan pengangkutan sampah, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis desa.

“Selain pengangkutan sampah, Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemberdayaan masyarakat untuk mengolah sampah seperti di TPS Palimanan Barat ini,” ujar Alfian.

Desa Palimanan Barat merupakan salah satu dari enam desa binaan PT Indocement Tunggal Prakarsa di Kecamatan Gempol.

Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Gempol, Eva Noviana, berharap keberhasilan TPS BUMDes Maju Makmur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon.

“Pemerintah Kecamatan Gempol sangat mendukung adanya TPS di Desa Palimanan Barat, kami harap desa-desa lain bisa mereplikasi pengolahan sampah ini,” ujar Eva.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Cirebon, masyarakat, dan sektor swasta, TPS BUMDes Maju Makmur diharapkan terus berkembang sebagai model pengelolaan sampah yang mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan nilai ekonomi, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat. (CP-10)

Be the first to comment on "Ubah Sampah Jadi Energi Alternatif dan Lapangan Kerja, Ini yang Dilakukan TPS BUMDes Palimanan Barat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*