CIREBON – Dua hari menjelang 17 Agustus 1945, proklamasi kemerdekaan sudah dibacakan oleh dokter Sudarsono di Cirebon. Menurut salah satu versi sejarah, naskah proklamasi itu dibuat Sutan Sjahrir.
Di tengah euforia peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Cirebon kembali merenungkan jejak sejarah yang terukir di sudut-sudut kotanya. monumen bersejarah, Tugu Proklamasi (Pensil) bukan sekadar patung atau tugu, melainkan saksi bisu perjuangan dan semangat kemerdekaan yang harus tetap hidup di ingatan setiap generasi.
Dalam momentum HUT RI ke-80 ini, DPD KNPI Kota Cirebon menyadari bahwa kondisi beberapa monumen dan makam pahlawan saat ini kurang mendapat perhatian. Cat yang mulai mengelupas, kurang penerangan, tidak ada plang informasi, banyak coretan tangan jail, serta lingkungan yang kurang terawat, mengancam kelestarian situs-situs bersejarah ini.
Pihaknya memohon kepada Pemerintah Kota Cirebon untuk memberikan perhatian serius terhadap perawatan Tugu Proklamasi (Pensil), dan makam-makam pahlawan. Merawat monumen ini sama halnya dengan menghargai jasa para pahlawan, Makam pahlawan di Cirebon merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi para pejuang yang gugur. Sudah sepantasnya, makam-makam tersebut terawat dengan baik sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari generasi penerus.
“Kita tidak bisa membiarkan sejarah memudar. Merawat monumen dan makam pahlawan adalah tanggung jawab kita bersama, agar semangat perjuangan para pendahulu tetap menyala dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia Khususnya Kota Cirebon. Ini adalah ajakan tulus kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menjaga warisan sejarah, memastikan bahwa cerita tentang pengorbanan dan perjuangan tidak pernah dilupakan,” ujar Ketua KNPI Kota Cirebon, Jaka Permana SH didampingi Agung Prasetia.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Pekalipan, Wahyu Purnomo menambahkan, bahwa Tugu Proklamasi (Pensil) juga bisa disebut Simbol Pendidikan dan Kebangkitan Bangsa. Tugu yang terletak di pertigaan Jalan Siliwangi dan Jalan Veteran, memiliki sejarah yang unik. Bentuknya yang menyerupai pensil raksasa melambangkan pentingnya pendidikan sebagai alat perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai dengan amanat UUD 1945.
Tugu Proklamasi Pensil adalah pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya diraih dengan senjata, tetapi juga dengan pena dan buku. Ini adalah pesan penting yang relevan hingga hari ini, bahwa pendidikan adalah fondasi kemajuan bangsa, Tugu Proklamasi Cirebon menjadi bukti otentik bahwa semangat proklamasi langsung menjalar ke daerah-daerah.
“Momen pembacaan proklamasi ini, meskipun tidak setenar di Jakarta, adalah bagian tak terpisahkan dari narasi kemerdekaan bangsa kita,” ujar Wahyu. (CP-10)





Be the first to comment on "HUT RI Ke-80, DPD KNPI Kota Cirebon Ingatkan Sejarah Kemerdekaan"