Banyak OPD yang Belum Ajukan Lelang, Kepala ULP: Masih Sebatas Rutinan

Foto : CP-06 Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Cirebon, Syahroni.

KEJAKSAN – Pekerjaan baik fisik maupun non fisik terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Namun demikian, hampir setiap tahunnya para OPD pekerjaan lelangnya dilakukan di pertengahan bahkan akhir tahun. Dan, lelang saat ini juga didominasi rutinan tahunan dari para OPD.

Hal tersebut terlihat dari Unit Layanan Pengadaan Lelang (ULP) Kota Cirebon yang baru menerima 27 berkas lelang dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Cirebon. Jumlah tersebut lebih didominasi lelang rutin setiap tahun di setiap dinas.

Kepala ULP Kota Cirebon, Syahroni mengatakan, lelang rutin setiap OPD seperti pengadaan makan dan minum. Pengadaan pengamanan dan pengadaan cleaning service. Sedangkan lelang lainnya belum masuk ke ULP hingga memasuki pertengahan tahun 2019 ini.

“Dipertengahan tahun ini belum semuanya mengajukan lelang, hanya ada beberapa itupun memang rutin dilakukan setiap tahun,” kata Syaroni saat diwawancarai diruang kerjanya, Jumat (17/5).

Syahroni mengungkapkan, dinas yang sudah mulai mengajukan lelang antara lain, Dinas Lingkungan Hidup untuk pengadaan mobil amrol dan mobil bak sampah. Pengadaan mobil timbang, perbaikan puskesmas Sukapura, perbaikan ruang Kadin. Selanjutnya untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) belum satupun yang dilelang.

“Ada yang sudah mengajukan tapi masih banyak yang belum. Lihat saja seperti apa aturannya kalau belum ada lelang. Kami hanya melaksanakan tugas saja,” ungkapnya.

Syahroni mengaku, sudah meminta OPD segera melakukan lelang terutama di awal tahun. Hal ini untuk menghindari proses yang dikerjakan di akhir tahun, yang kemudian hari berurusan dengan hukum. Namun demikian, dirinya menyerahkan kembali kepada OPD yang ada.

”Semua tergantung OPD, kita harap bisa segera mengajukan lelangnya,” ujarnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Banyak OPD yang Belum Ajukan Lelang, Kepala ULP: Masih Sebatas Rutinan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*