Penguatan Potensi Daerah Lewat Investasi, Taufik Hidayat: Harus Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Foto : CP-06 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH

INDRAMAYU – Pemerintah daerah perlu semakin serius memanfaatkan potensi investasi sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat perekonomian daerah, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anggota DPRD Jawa Barat H Taufik Hidayat SH mengatakan, setiap daerah memiliki potensi yang dapat ditawarkan kepada investor, baik sektor industri, pertanian, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif maupun berbagai sektor produktif lainnya.

“Investasi harus diarahkan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki daerah. Jangan hanya mengejar nilai investasi, tetapi harus dipastikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian lokal,” ujar Taufik.

Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menyusun pemetaan potensi investasi secara komprehensif. Dengan begitu, investor dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai peluang usaha, kesiapan infrastruktur, ketersediaan sumber daya manusia serta dukungan pemerintah daerah.

Taufik menilai, kemudahan perizinan dan kepastian berusaha juga menjadi faktor penting dalam menarik investor. Pelayanan yang cepat, transparan dan tidak berbelit-belit akan meningkatkan kepercayaan dunia usaha.

“Pemerintah harus memberikan kepastian dan kemudahan kepada investor, tetapi tetap memastikan investasi berjalan sesuai aturan serta memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Jawa Barat sendiri memiliki modal besar untuk mengembangkan investasi. Realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp296,8 triliun dan menjadi yang tertinggi di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menargetkan realisasi investasi 2026 sebesar Rp314 triliun.

Taufik mengatakan, potensi investasi tersebut harus mampu memberikan efek berganda bagi daerah. Investor diharapkan tidak hanya membangun usaha, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM lokal, menyerap tenaga kerja setempat dan menciptakan rantai ekonomi baru.

“Harus ada keterkaitan antara investasi dengan ekonomi masyarakat. UMKM lokal harus mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari rantai pasok, sementara tenaga kerja lokal juga harus mendapatkan peluang,” tuturnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif melakukan promosi potensi daerah kepada calon investor. Promosi tersebut harus didukung data yang akurat dan menawarkan proyek yang benar-benar siap dikembangkan.

Saat ini Pemprov Jawa Barat menyiapkan berbagai proyek strategis dan kawasan industri untuk ditawarkan kepada investor, termasuk pengembangan kawasan Kertajati, Patimban, Kawasan Industri Majalengka serta sejumlah proyek lainnya.

“Potensi daerah harus dikemas menjadi peluang investasi yang menarik. Kalau dikelola dengan baik, investasi bisa menjadi penggerak pembangunan sekaligus memperkuat daya saing daerah,” tegas Taufik.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat.

Menurutnya, investasi yang masuk harus diarahkan pada sektor-sektor produktif dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai tambah dalam jangka panjang.

“Investasi bukan sekadar angka di atas kertas. Ukurannya adalah seberapa besar investasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengembangkan potensi lokal dan mempercepat pembangunan daerah,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Penguatan Potensi Daerah Lewat Investasi, Taufik Hidayat: Harus Beri Manfaat Bagi Masyarakat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*