FEB UGJ Berangkatkan 10 Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan

Foto : CP-06 MAGANG INTERNASIONAL. Mahasiswa terpilih FEB UGJ Cirebon siap ikuti magang internasional di Taiwan.

KESAMBI – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon kembali memperluas pengalaman internasional mahasiswa melalui program Send Off Ceremony International Internship Program to Taiwan yang digelar, Selasa (13/5).

Dalam kegiatan tersebut, FEB UGJ secara resmi melepas 10 mahasiswa terpilih untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan. Para mahasiswa akan menjalani internship di berbagai sektor industri selama kurang lebih satu tahun sebagai bagian dari penguatan kompetensi global, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi dunia kerja internasional.

Program “FEB UGJ Goes to Taiwan” merupakan kelanjutan dari komitmen FEB UGJ dalam membuka akses internasional bagi mahasiswa. Sebelumnya, FEB UGJ juga telah melaksanakan program magang internasional ke Jepang. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja profesional, tetapi juga pembelajaran tentang budaya kerja internasional, komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, kemampuan adaptasi, serta penguatan bahasa asing.

Dekan FEB UGJ, Dr H Acep Komara Drs SE MSi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, magang internasional menjadi langkah nyata fakultas dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman global dan mentalitas profesional. “Kami ingin mahasiswa FEB UGJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional, mentalitas profesional, dan kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja global,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa program magang internasional bukan semata-mata tentang penghasilan atau kompensasi finansial. Lebih dari itu, program ini memberikan pengalaman hidup, relasi global, dan wawasan internasional yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan mahasiswa.

Dalam arahannya, Dekan FEB UGJ berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, menaati aturan, serta menghormati budaya dan etika kerja selama berada di Taiwan. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa yang berangkat tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Swadaya Gunung Jati, serta Indonesia. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ketika kalian berada di negara lain, maka kalian harus menghormati aturan dan budaya yang berlaku di sana,” pesannya.

Selain itu, Dekan juga menekankan pentingnya profesionalisme selama menjalani internship. Mahasiswa diminta untuk serius dalam bekerja, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, serta tidak memandang program ini sebagai perjalanan santai atau sekadar pengalaman wisata.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UGJ Bidang Humas, Kerja Sama, Promosi, dan Urusan Internasional, Dr Hj Cita Dwi Rosita MPd menegaskan bahwa program magang internasional ini merupakan bagian dari strategi universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat reputasi dan akreditasi institusi. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga dari proses, pendampingan, capaian, dan dokumentasi akademik yang menyertainya.

Oleh karena itu, fakultas dan program studi perlu memperkuat sistem monitoring melalui laporan kegiatan, logbook mahasiswa, serta komunikasi berkala selama mahasiswa menjalani internship.

“Program ini tidak hanya harus sukses secara pelaksanaan, tetapi juga harus memiliki dokumentasi akademik yang terukur dan berkualitas sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bukti nyata kontribusi internasionalisasi terhadap peningkatan mutu institusi,” ujarnya.

Dr. Cita juga menyampaikan bahwa para mahasiswa telah melalui proses persiapan selama kurang lebih lima bulan, mulai dari seleksi, pembekalan, pelatihan budaya, penguatan kemampuan bahasa, hingga kesiapan mental. Di tengah berbagai kesibukan perkuliahan, para mahasiswa tetap menunjukkan komitmen dan kesungguhan untuk meraih kesempatan berharga tersebut.

Oleh karena itu, Dr Cita memotivasi para mahasiswa agar mensyukuri kesempatan ini dengan kesungguhan, menjaganya dengan tanggung jawab, dan memanfaatkannya untuk belajar serta berkembang. Ia menegaskan bahwa tidak semua mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti program internasional seperti ini.

“Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan ini. Karena itu, syukuri dengan kesungguhan, jaga dengan tanggung jawab, dan buktikan bahwa mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati mampu bersaing, beradaptasi, dan dipercaya di lingkungan internasional,” pungkasnya.

Dengan penuh doa dan harapan, Universitas Swadaya Gunung Jati resmi melepas 10 mahasiswa FEB UGJ untuk menjalani program International Internship di Taiwan. Program “FEB UGJ Goes to Taiwan” tidak hanya menjadi momentum keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan besar UGJ dalam melahirkan generasi muda yang berani bermimpi, siap bersaing, dan mampu membawa nama baik Indonesia di tingkat global. (CP-06)

Be the first to comment on "FEB UGJ Berangkatkan 10 Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*