Taufik Hidayat: Ramadhan Tingkatkan Kesadaran dan Ketaatan Beragama

Foto : CP-06 Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH saat bersama konstituen

INDRAMAYU – Ibadah puasa ramadhan Tahun 2026 ini merupakan lahan bagi umat Islam untuk melatih dan meningkatkan kesadaran serta ketaatan beragama.

Demikian dikatakan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar Dapil Jabar XII, H Taufik Hidayat SH saat diwawancarai Cirebonpos, Minggu (8/3).

“Puasa apabila dilakukan dengan syarat dan rukunnya yang akan mempunyai faedah yang sangat besar bagi diri kita yaitu kesehatan secara jasmani dan bertambahnya tingkat ketaqwaan kita kepada Allah,” kata Taufik

Adapun arti puasa, kata Taufik menahan diri dari makan, minum, dan perbuatan yang membatalkan puasa semenjak waktu terbit fajar sampai waktu terbenam matahari dengan niat ikhlas dan mengharapkan keridhaan Allah.

“Perintah puasa juga terdapat dalam Alquran yang artinya, wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” ujarnya.

Masih kata Taufik, puasa menjadi sarana efektif penanaman sekaligus pengaplikasian nilai-nilai pendidikan Islam.

“Nilai pendidikan yang bisa digali dari pelaksanaan ibadah puasa karena puasa mengajari kita untuk senantiasa menahan dan mengendalikan diri,” jelasnya.

Karakter ini sangat dibutuhkan bukan hanya untuk masyarakat umum, lanjut Taufik, tetapi juga untuk semua profesi dan jabatan. Karakter ini sudah tertanam dan tumbuh subur dalam setiap pribadi bangsa, setidaknya akan meminimalisir praktek korupsi, kolusi, nepotisme, suap, dan praktek-praktek tercela.

“Untuk mengatasi dan mengurangi segala masalah dan penyakit tersebut yakni dengan puasa karena puasa merupakan ibadah yang paling ampuh dan efektif, asalkan pelaksanaan puasa tersebut dilakukan dengan dasar iman yang mantap kepada Allah SWT,” tandasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Taufik Hidayat: Ramadhan Tingkatkan Kesadaran dan Ketaatan Beragama"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*