Perumda Pasar Akui Rugi Rp 1 Juta Setiap Hari, Komisi II Rekomendasikan Segera Putus Kontrak Pembangunan Pasar Balong

Foto : CP-06 RAPAT BERSAMA. Nampak Komisi II gelar rapat bersama jajaran Direksi Perumda Pasar bahas kontrak pembangunan Pasar Balong, Rabu (8/5) di DPRD.

KEJAKSAN – Progres renovasi Pasar Balong yang tak kunjung meningkat menjadi perhatian semua pihak. Apalagi, sudah hampir satu tahun renovasi, masih belum kunjung menjadi lebih baik. Bahkan, Perumda Pasar mengaku selalu rugi Rp1 juta setiap hari selama pembangunan.

Atas hal tersebut, Komisi II DPRD Kota Cirebon menggelar rapat bersama dengan jajaran Direksi Perumda Pasar Berintan di ruang rapat Gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (8/5).

Dalam hasil rapat tersebut, Komisi II DPRD mengeluarkan rekomendasi DPRD untuk segera memutus kontrak investor Pasar Balong, yakni PT Metro Panen Raya.

Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi II, HP Yuliarso kepada Cirebonpos usai rapat.

“Kami sepakat mengeluarkan rekomendasi DPRD untuk Perumda Pasar memutus kontrak investor Pasar Balong yakni PT Metro Panen Raya,” kata Yuliarso.

Yuliarso mengungkapkan, pemutusan kontrak sangat logis karena mereka sudah berkali-kali mendapat teguran akan tetapi progres pekerjaannya belum juga meningkat.

“Selain itu juga, sudah berjalan satu tahun lantai dasar saja belum selesai-selesai,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Yuliarso, Perumda Pasar segera mempelajari kembali kontrak dan RAB renovasi Pasar Balong sehingga pemutusan kontrak bisa berjalan baik tanpa adanya kerugian.

“Kami siap mendukung, bahkan menjadi bemper bagi direksi dalam mengambil keputusan pemutusan kontrak dengan PT Metro,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Berintan, Akhyadi mengakui mengalami kerugian satu hari Rp1 juta selama renovasi pasar berjalan. Apalagi, kata dia, pihaknya sudah berkali-kali membuat surat teguran ke PT Metro, tetapi tidak direspon.

“Untuk itu, kami meminta support dari komisi II untuk bisa melakukan pemutusan kontrak dengan PT Metro Panen Raya,” kata Akhyadi.

Akhyadi juga mengungkapkan, pihaknya sangag siap untuk memutus kontrak dengan PT Metro, asalkan mendapat dukungan penuh dari Komisi II.

“Kami pun sudah menyampaikan ke Walikota kalau sampai akhir Juli belum beres, kami meminta dukungan untuk memutuskan kontrak,” ungkapnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Perumda Pasar Akui Rugi Rp 1 Juta Setiap Hari, Komisi II Rekomendasikan Segera Putus Kontrak Pembangunan Pasar Balong"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*