Soal Azis Dukung Jokowi-Amin, Hero: Saya Ditugasi AHY Mendalami, Tapi Belum Ketemu Azis

Foto : CP-06 Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dr H E Herman Khaeron MSi saat memberikan sambutan di Deklarasi Indonesia Menang untuk Prabowo-Sandi.

KEJAKSAN – Deklarasi Indonesia Menang DPC Partai Demokrat Kota Cirebon untuk mendukung dan memenangkan Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024 digelar di salah satu Hotel di Jalan Wahidin Kota Cirebon, Senin (21/1) yang dihadiri Parpol pengusung seperti Gerindra, PAN, PKS dan Berkarya serta relawan dan para Caleg. Deklarasi tersebut merupakan jawan dan respon atas dukungan yang dilakukan Walikota Nashrudin Azis untuk Capres Nomor 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Deklarasi tersebut, selain disaksikan langsung oleh Ketua Partai Pengusung Prabowo-Sandi Kota Cirebon, hadir pula Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dr H E Herman Khaeron MSi.

“Banyak pertanyaan kader dan masyarakat kenapa Demokrat mengambil haluan diujung dikala sudah satu tujuan. Hari ini, kami mengambil inisiatif dari DPC dan menjawab respon masyarakat yang menyatakan bahwa kami loyal dan fatsun terhadap keputusan DPP Partai Demokrat mendukung dan memenangkan Prabowo-Sandi,” kata Kang Hero sapaan akrab dari Herman Khaeron usai acara.

Kang Hero mengungkapkan, ada sebuah stetmen dari tokoh yang membuat masyarakat, konstituen, dan kader bimbang, pihaknya menyakinkan kembali bahwa masih tetap segaris dengan DPP Partai Demokrat. Kemudian, kata dia, persoalan sanksi untuk Azis, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Majlis Kehormatan Partai.

“Pak Azis itu orang baik yang menunjukkan loyalitasnya sejak Tahun 2003 menjadi kader, 2006 menjadi Ketua DPC, menjadi Ketua DPRD, dan sekarang sebagai Walikota Cirebon. Saya terlibat pada proses itu semua,” ungkapnya.

Masih kata Kang Hero, pihaknya ingin mengetahui alasan Nashrudin Azis terkait perpindahan haluan tersebut. Sampai saat ini, ia mengakui belum bertemu dengan Nashrudin Azis karena sedang berada di Surabaya.

“Saya tidak kecewa dengan itu. Kami berterima kasih dengan masyarakat, konstituen, dan kader yang memberikan repson serta reaksinya,” ujarnya.

Kang Hero juga menuturkan, jika pihaknya memang berada pada dua kaki dimana satu kaki memenangkan Partai Demokrat dalam Pemilu Legislatif dan satu kakinya sudah diputuskan bahwa Demokrat bersama dengan Prabowo-Sandi.

“Silahkan masyarakat menilai ┬ákarena banyak asumsi dan spekulasi. Meskipun saya ditugaskan AHY untuk mendalami, tapi kan belum bertemu Azis,” tuturnya.

Kang Hero mengakui, bahwa dirinya bukan yang bisa memberikan sanksi. Sanksi ada mekanismenya dan ada lembaganya. Jadi, kata dia, ada reaksi dari semua kalangan yang menanyakan kepada Partai Demokrat.

“Kami jelas satu garis dengan DPP tetap memenangkan Partai Demokrat dan memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Soal Azis Dukung Jokowi-Amin, Hero: Saya Ditugasi AHY Mendalami, Tapi Belum Ketemu Azis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*