Kolaborasi Penguatan Potensi Daerah Dinilai Penting untuk Tingkatkan PAD

Foto : Ist Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH

INDRAMAYU – Penguatan potensi daerah melalui kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD Jawa Barat H Taufik Hidayat SH mengatakan, setiap daerah memiliki potensi ekonomi yang berbeda, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, perdagangan, UMKM, ekonomi kreatif hingga jasa. Potensi tersebut harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

“Potensi daerah harus kita lihat sebagai kekuatan ekonomi yang bisa dikembangkan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dengan dunia usaha, masyarakat, pelaku UMKM, perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” ujar Taufik.

Menurutnya, peningkatan PAD tidak semata-mata dilakukan dengan meningkatkan pungutan atau pajak daerah. Pemerintah perlu memperluas basis ekonomi daerah dengan menciptakan iklim usaha yang sehat, meningkatkan investasi, mengembangkan destinasi wisata serta mendorong produk lokal agar memiliki daya saing.

“Yang harus diperkuat adalah sumber-sumber ekonomi baru. Kalau aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang, maka dampaknya juga akan dirasakan terhadap penerimaan daerah,” katanya.

Taufik menilai, sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga sangat penting. Kolaborasi tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan kawasan ekonomi, promosi potensi daerah, pembangunan infrastruktur pendukung serta penyederhanaan pelayanan dan perizinan bagi pelaku usaha.

Terlebih, dalam APBD Jawa Barat 2026, target PAD ditetapkan sekitar Rp18,85 triliun, sehingga optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Ia juga mendorong agar pengembangan potensi daerah tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan, tetapi tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai mengejar PAD tetapi mengabaikan masyarakat dan lingkungan. Pengembangan potensi daerah harus memberikan nilai tambah, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Taufik menambahkan, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan potensi secara lebih detail untuk mengetahui sektor-sektor yang masih dapat dikembangkan. Hasil pemetaan tersebut kemudian dapat dijadikan dasar dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing. Tinggal bagaimana potensi itu dikembangkan secara profesional, dipromosikan dengan baik dan dikolaborasikan sehingga menjadi kekuatan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi yang kuat, menurut Taufik, peningkatan PAD diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (CP-06)

Be the first to comment on "Kolaborasi Penguatan Potensi Daerah Dinilai Penting untuk Tingkatkan PAD"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*