Hari Kartini, Taufik Hidayat Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan

Foto : CP-06 Anggota DPRD Jawa Barat H Taufik Hidayat SH

INDRAMAYU – Momentum peringatan Hari Kartini menjadi pengingat penting akan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat, yang menilai bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurutnya, perempuan saat ini memiliki peran yang semakin luas, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam sektor pendidikan, ekonomi, sosial, hingga politik. Oleh karena itu, momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan perempuan di daerah.

“Perempuan hari ini adalah pilar penting dalam pembangunan. Semangat Raden Ajeng Kartini harus menjadi inspirasi agar perempuan semakin berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Taufik.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan perempuan, seperti peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peluang ekonomi yang setara.

Selain itu, Taufik juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi. Menurutnya, lingkungan yang aman dan inklusif akan mendorong perempuan untuk lebih aktif dalam berbagai sektor.

“Kesetaraan bukan hanya soal kesempatan, tetapi juga soal perlindungan dan penghargaan terhadap peran perempuan. Ini yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

Ia berharap, semangat Hari Kartini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar menjadi refleksi bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Dengan dukungan semua pihak, perempuan Indonesia diharapkan semakin maju, berdaya, dan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (CP-06)

Be the first to comment on "Hari Kartini, Taufik Hidayat Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*