CIREBON – Kerja cepat, dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Giri Nata atas Bocornya pipa utama berdiameter 600 milimeter jenis DCIP (Ductile Cast Iron Pipe) yang berada di kawasan Plangon Kabupaten Cirebon sat ini sudah teratasi. Sat ini, PAM Tirta Giri Nata sedang uji coba pengaliran air bersih ke para pelanggan.
Hal ini seperti diungkapkan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM yang menyebutkan informasi terkini bahwa pipa utama (DCIP) yang bocor sudah teratasi. Tak hanya itu, Tirta Giri Nata saat ini sedang melakukan uji coba pengaliran air bersih ke para pelanggan baik di Kota maupun sebagian Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah, sudah selesai dikerjakan. Saat ini sedang proses uji coba pengaliran air bersih. Mudah-mudahan semuanya lancar dan air bisa masuk kota kembali,” ujar Opang.
Sebelumnya, atas kejadian tersebut, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon menyebut sekitar 20-30 ribu pelanggan terdampak gangguan layanan air bersih akibat kebocoran pipa utama tersebut
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sofyan Satari mengatakan jumlah tersebut hampir 50 persen dari total pelanggan yang saat ini terdaftar dalam jaringan layanan.
“Kurang lebih ada 20-30 ribu pelanggan yang terdampak, atau sekitar 50 persen dari total pelanggan kami,” kata pria yang akrab disapa Opang.
Opang mengungkapkan, titik kebocoran pipa transmisi, sudah ditemukan dan kini dalam tahap penanganan oleh tim teknis setelah dilakukan pembongkaran badan jalan.
Pihaknya mendata kebocoran pipa utama itu pertama kali diketahui pada Rabu (4/2) malam lalu sekitar pukul 21.55 WIB, setelah petugas piket menerima laporan adanya semburan air dari bawah permukaan jalan.
Kemudian, lanjut Opang, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu satu hingga dua hari, bergantung pada kondisi cuaca serta situasi teknis di lapangan.
“Kalau cuacanya mendukung seperti ini, mungkin perbaikannya satu sampai dua hari,” jelasnya
Masih kata Opang, gangguan tersebut menyebabkan suplai air ke sejumlah wilayah di Kota Cirebon mengalami penurunan tekanan hingga tidak mengalir, sehingga keluhan pelanggan mulai berdatangan.
Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, kata dia, menyiapkan langkah darurat dengan mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki ke daerah yang paling terdampak.
Pihaknya menurunkan tiga unit mobil tangki dan memperoleh dukungan tambahan armada dari PDAM di wilayah sekitar, untuk memperkuat layanan sementara.
“Keluhan sudah banyak masuk. Kami menyiapkan pelayanan lewat pengiriman air menggunakan mobil tangki,” ujarnya
Opang menuturkan kebocoran pipa utama itu juga menimbulkan kehilangan air dalam jumlah besar, yang ditaksir mencapai sekitar 75 ribu meter kubik per hari.
Jaringan yang rusak, lanjut dia, merupakan pipa utama jenis ductile cast iron pipe (DCIP) berdiameter 600 milimeter yang terpasang sejak sekitar tahun 1978 dan masih dinilai layak secara teknis.
Opang menduga, kebocoran tidak karena usia pipa, melainkan faktor beban kendaraan di atas jalan yang menanjak dan kondisi tanah yang labil.
“Di sini jalannya nanjak dan labil, kemungkinan kena beban di atas dari kendaraan,” pungkasnya. (CP-06)





Be the first to comment on "Pipa Bocor Sudah Teratasi, Dirut Tirta Giri Nata: Sedang Uji Coba Pengaliran Air Bersih, Semoga Lancar"