CIREBON – Dalam rangka menghasilkan Kacang Tanah (Arachis hypogea L) yang berkualitas dengan hasil panen yang melimpah. Civitas akademika Fakultas Pertanian UGJ Cirebon melakukan penelitian atas Kacang Tanah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi, takaran dan korelasi pemberian pupuk
bokashi jerami padi dan pengaturan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang
tanah.
Penelitian lilaksanakan di desa Panongan Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon,
pada September sampai dengan Desember 2020.
Dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial.
Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan.
Faktor pertama yaitu dosis bokashi jerami padi
yang terdiri dari 3 taraf (0, 5, 10 ton/ha). Faktor kedua yaitu pengaturan jarak tanam yang terdiri
dari 3 taraf (20 cm x 20 cm, 20 cm x 30 cm dan 20 cm x 40 cm).
Pengamatan utama yang
dilakukan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, indeks luas daun, jumlah cabang
produktif, jumlah ginofora, jumlah polong pertanaman, bobot kering polong pertanaman, bobot
kering polong perpetak dan bobot 100 butir.
“Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat interaksi antara pupuk bokashi jerami padi dengan
jarak tanam pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, indeks luas daun, jumlah cabang
produktif, jumlah ginofora, jumlah polong pertanaman, bobot kering polong pertanaman, bobot
kering polong perpetak dan bobot 100 butir,” ujarĀ Andre Andreas didampingi Siti Wahyuni, dan Ida Setya Wahyu Atmaja.
Akan tetapi, lanjut dia, terdapat pengaruh mandiri perlakuan
bokashi jerami padi terhadap jumlah cabang produktif 49 HST. Sedangkan perlakuan jarak
tanam berpengaruh mandiri terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun 28 HST, jumlah ginofora
42 dan 49 HST.
“Pada bobot kering polong per petak dengan hasil 1,03 kg per petak atau setara dengan 2,8 ton/ha,” terangnya. (CP-10)



Be the first to comment on "Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Jerami Padi dan Pengaturan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogea L) Kultivar Garuda"