BEM Institut Mahardika: Mahasiswa Jangan Mudah Terjebak Modus Penipuan Keuangan Berbasis Online

Foto : Ist SEMINAR. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Mahardika bersama OJK dan Kantor BWS gelar seminar Literasi dan Inklusi Keuangan di Institut Mahardika, Kamis (15/5)

KESAMBI – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, mengingatkan kepada mahasiswa agar tidak terjebak kepada Modus Penipuan Berbasis Online, belakangan ini kasus penipuan berbasis online kian marak di Indonesia.

Hal tersebut teruang dalam Literasi dan Inklusi Keuangan bertemakan “Masyarakat Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045” yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Cirebon, Kantor OJK, dan Kantor BWS Cirebon, Kamis (15/5).

Salah satu pemateri dari Kantor OJK Cirebon mengungkapkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah materi tentang pengenalan OJK, disamping itu pihaknya juga menekankan kepada mahasiswa, agar tidak terjebak kasus investasi maupun pinjaman berbasis online.

“Seperti kasus investasi online tanpa mengetahui asal usul kantor investasinya, Kemudian pinjaman berbasis online juga patut diwaspadai, sekarang jasa atau iklan keduanya masih marak di dunia maya, sehingga perlu diwaspadai bagi teman-teman mahasiswa,” ungkap Fardiansyah selaku Analis Pertama PEPK OJK Cirebon.

Pihaknya menyebutkan, tujuan dari Literasi dan Inkluasi Keuangan ini, bertujuan agar mereka mahasiswa bisa lebih paham tentang keuangan yang aman dan nyaman, sehingga tidak menimbulkan resiko dikemudian hari.

Meski tidak ada kasus pinjaman atau investasi keuangan secara online, ia menyebutkan namun disebutkan sebagian peserta rweawbut, ada yang menceritakan teman mereka menjadi korban.

Terlebih mereka mahasiswa masih kuliah semester awal, mereka para mahasiswa bisa mengetahui dampaknya lebih awal, setelah mengetahui lebih awal, diharapkan mereka akan berfikir atau lebih bijak.

“Saya disini menghimbau mahasiswa ketika butuh dan hendak investasi atau meminjam online, bisa meminjam ke kantor yang resmi, legal dan logis, dengan cara mengecek perizinannya seperti apa di OJK,” ucapnya.

Presiden Mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Cirebon, Fadelia mengatakan, maraknya kasus penipuan nerbasis online, tentunya patut diwaspadai oleh mahasiswa, sehingga digelar kegiatan literasi dan inklusi keuangan tersebut.

“Kegiatan ini diikuti 70 mahasiswa dari masing-masing program studi, dengan mengahadirkan narasumber dari OJK dan BWS,” kata Fadel.

Fadel berharap, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan bisa mengedukasi mahasiswa, sebagai objek perubahan, mereka sebagai generasi penerus harus lebih bisa memilah.

“Mana yang baik dan tidak baik soal pinjaman atau investasi berbasis online, yang sekarang kian marak penyebarannya,”pungkas Fadel. (CP-10)

Be the first to comment on "BEM Institut Mahardika: Mahasiswa Jangan Mudah Terjebak Modus Penipuan Keuangan Berbasis Online"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*