Rapat Kerja, Komisi II Minta DPUPR Prioritaskan Drainase Rusak

Foto : CP-06 RAPAT KERJA. Komisi II DPRD Kota Cirebon gelar rapat kerja bersama DPUPR dan BBWS di Griya Syawala, Senin (13/5).

KEJAKSAN – Komisi II DPRD mengingatkan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk memperbaiki sejumlah drainase guna mengantisipasi banjir.

Masalahnya, terdapat banyak drainase di Kota Cirebon yang mengalami kerusakan atau bahkan penyumbatan. Kondisi itu berdampak pada beberapa lokasi di Kota Cirebon terjadi genangan dan banjir ketika hujan deras dan debit aliran dari hulu sungai meningkat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD H Karso SIP dalam rapat kerja, bersama Dinas PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Senin (13/5) di Griya Syawala.

“Beberapa titik masih terdapat drainase yang belum berfungsi maksimal, apalagi diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kurang disiplin dalam membuang sampah,” ujarnya.

Sehingga, terbentuknya sedimentasi di beberapa wilayah aliran sungai perlu segera dilakukan tindakan dari instansi terkait.

Selain itu, Karso pun merasa prihatin dengan masih adanya bangunan-bangunan yang berdiri di atas drainase ataupun saluran air.

Menurutnya, hal tersebut perlu ditinjau ulang sejauh mana perizinan yang telah dikantongi bangunan tersebut.

“Jika izinnya tidak ada, berarti bangunannya bohong dan perlu tindakan lebih lanjut,” tambahnya

Sementara itu, anggota Komisi II Ir Watid Sahriar MBA menilai Dinas PUPR dapat melibatkan BBWS dalam penanganan masalah drainase.

Sehingga, keduanya bisa bersinergi dalam membuat rumusan perencanaan teknis yang nantinya dituangkan dalam Detail Engineering Design (DED).

DED sendiri merupakan perencanaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan atas pembangunan sistem saluran drainase.

“Kalau inisiasi instansi terkait masih belum terealisasi, kan bisa mengajukan usulan ke provinsi atau pusat,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Cirebon Rachman ST menyebut, akan menormalisasi aliran sungai yang sedimentasinya menumpuk.

Adapun aliran sungai tersebut meliputi; sungai Sijarak 1, sungai Sijarak 2, sungai Cikenis, sungai Cikalong, sungai Bedeng, sungai Sigujeg dan sungai Cimanggu.

“Kami juga meminta BBWS bisa ikut membantu penyelesaian tersebut, terutama menangani drainase jalan yang dipenuhi sampah, sedimentasi bahkan ketutup plat beton,” tuturnya.

Selain itu, upaya peningkatan kesadaran juga akan ditingkatkan dalam pengelolaan sampah yang berasal dari limbah rumah tangga.

“Nanti, kami juga menandai dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Pihak BBWS pun menyatakan siap dalam langkah-langkah strategi yang disampaikan Dinas PUPR dalam penanganan banjir di Kota Cirebon. (CP-06)

Be the first to comment on "Rapat Kerja, Komisi II Minta DPUPR Prioritaskan Drainase Rusak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*