Dinas Sosial Catat 28.383 KK Masuk Kategori Keluarga Miskin

Foto : CP-06 Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Iing Daiman.

KESAMBI – Gambaran kemiskinan di Kota Cirebon masih terlihat nyata. Meskipun pembangunan fisik terus di lakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon, namun peningkatan taraf hidup sejahtera masyarakatnya masih belum maksimal.

Apalagi, tercatat didalam basis data terpadu sebanyak 28.383 Kepala Keluarga (KK) masuk ke dalam kategori keluarga miskin.

Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Iing Daiman saat di wawancara di ruang kerjanya, Rabu (30/10).

“Data kemiskinan posisi keluarga miskin sesuai basis data terpadu sebanyak 28.383 kepala keluarga. Angka tersebut masih cukup tinggi,” kata Iing.

Iing menjelaskan, sebaran data kemiskinan tersebut, yakni pada Kecamatan Pekalipan 3.317 KK, Kecamatan Lemahwungkuk 6.583 KK, Kecamatan Kejaksan 3.624 KK, Kecamatan Kesambi 5.499 KK dan Kecamatan Harjamukti 9.370 KK.

“Di sisi lain, mereka penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 16.259 KK, program PKH 10.978 KK, program KIP 6.767 Jiwa penerima dan program KIS 107.757 Jiwa,” jelasnya.

Secara eksisting, lanjut Iing, data yang ada tersebut didalam sistem di Kementrian Sosial bahkan secara real belum banyak yang tercover.

“Data ada yang sesuai dan ada juga yang belum, penerima PKH secara manual berkurang sebanyak 252 peserta karena secara kesadaran tidak layak menerima program PKH,” ujarnya.

Iing mengungkapkan, didalam kemiskinan permasalahannya dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Akan tetapi, kata dia, kedepan satu data untuk penanganan masalah sosial.

“Seperti si A permasalahannya secara ekonomi dan di push solusinya secara ekonomi juga, sehingga fokus,” ungkapnya.

Menurut Iing, sebuah keluarga yang dikatakan miskin pasti tidak mampu, namun keluarga yang tidak mampu belum tentu miskin.

“Di Kecamatan Harjamukti kebanyakan faktor ekonomi dan memang relatif agak lambat pembangunan dan kultur masyarakatnya,” tuturnya.

Masih kata Iing, Kecamatan Harjamukti penerima PKH sebanyak 4.264 KK dan penerima BPNT 6.020 Keluarga penerima manfaat.

“Dinsos sendiri ada beberapa hal seperti kerjasama dengan Baznas dan di APBD sendiri secara khusus pengentasan kemiskinan ada, seperti bantuan ke panti. Tapi fokusnya ke bantuan Walikota tingkat RW,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Dinas Sosial Catat 28.383 KK Masuk Kategori Keluarga Miskin"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*