Bocah Hanyut di Sungai Kriyan Ditemukan Meninggal

Foto : Ist DITEMUKAN MENINGGAL. Bocah laki laki (11) yang hanyut di Sungai Kriyan ditemukan meninggal dunia, Rabu (6/5)

LEMAHWUNGKUK – Peristiwa tenggelam yang merenggut nyawa seorang bocah akhirnya menemukan titik terang, Rabu (6/5) sekira pukul 07.36 WIB. Korban ditemukan di muara Sungai Kriyan Lawang Sanga Kota Cirebon, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut, Senin (4/5) sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Kriyan Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, di mana anak korban berjenis kelamin laki-laki, berusia 11 tahun, seorang pelajar, warga Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, ditemukan setelah pencarian intensif selama tiga hari yang melibatkan berbagai unsur.

Kapolsek Lemahwungkuk, IPTU Usep Winta SH menjelaskan secara rinci, bahwa peristiwa tenggelam terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 16.00 WIB di Kali Kriyan Lawang Sanga, saat korban bersama tiga temannya berada di sekitar sungai dan dua di antaranya, termasuk korban, sempat berenang di aliran sungai tersebut.

Ia menambahkan, pada saat kejadian, arus sungai tiba-tiba menjadi deras akibat kiriman air dari wilayah hulu setelah hujan, sehingga salah satu teman korban berhasil menyelamatkan diri, sementara korban sempat tersangkut di pintu air namun tidak mampu bertahan dan akhirnya terlepas serta hanyut terbawa arus.

“Sekitar pukul 16.30 WIB, teman korban sempat berusaha menarik korban untuk diselamatkan, namun upaya tersebut gagal karena derasnya arus, hingga akhirnya korban hilang dari permukaan air dan tidak terlihat lagi oleh warga yang berada di lokasi,” terangnya.

Saksi Sumiahwarga Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, menerangkan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari anak-anak di sekitar lokasi dan segera melaporkan kejadian tersebut melalui Layanan Polisi 110.

Sementara itu, saksi Agus selaku Ketua RT Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk menjelaskan, bahwa warga sempat melakukan pencarian awal secara mandiri sebelum aparat dan tim gabungan datang untuk melakukan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, Ditpolair, Basarnas Kota Cirebon, BPBD Kota Cirebon, TNI, serta perangkat pemerintah setempat yang bersama-sama menyisir aliran sungai hingga ke muara.

Pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan berbagai metode, namun sempat terkendala oleh kondisi arus yang deras dan cuaca yang kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

Pada Rabu pagi, korban akhirnya ditemukan di muara sungai dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut serta dilakukan identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca yang dapat memicu derasnya arus air secara tiba-tiba. (CP-06)

Be the first to comment on "Bocah Hanyut di Sungai Kriyan Ditemukan Meninggal"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*