INDRAMAYU – Momentum Hari Kebudayaan Nasional menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia sebagai identitas bangsa sekaligus modal penting dalam pembangunan daerah.
Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH mengatakan, kebudayaan merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai historis, filosofi, dan kearifan lokal yang harus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Menurutnya, pelestarian kebudayaan tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pelaku seni, budayawan, komunitas, hingga generasi muda.
“Kebudayaan merupakan jati diri bangsa yang harus kita rawat bersama. Jangan sampai generasi mendatang hanya mengenal budaya leluhurnya dari cerita, tanpa memahami dan merasakan langsung nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Taufik Hidayat.
Ia menegaskan, Indonesia memiliki keragaman budaya yang luar biasa, mulai dari bahasa daerah, seni tari, musik tradisional, pakaian adat, kuliner, hingga berbagai tradisi yang berkembang di tengah masyarakat.
Kekayaan tersebut, lanjutnya, merupakan aset bangsa yang harus dilestarikan sekaligus dikembangkan agar tetap relevan dengan kehidupan masyarakat modern.
Taufik menilai, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan nasional. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya berbagai budaya asing, anak muda perlu memiliki kebanggaan terhadap identitas budayanya sendiri.
Ia mendorong sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat untuk terus mengenalkan kebudayaan lokal kepada generasi muda melalui pendidikan, kegiatan kesenian, festival budaya, serta pemanfaatan media digital.
Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi sarana untuk memperluas pengenalan budaya Indonesia, bukan justru membuat generasi muda semakin jauh dari akar tradisinya.
“Anak muda harus menjadi bagian dari pelestarian budaya. Mereka bisa berinovasi, memanfaatkan media sosial, dan memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat luas tanpa meninggalkan nilai-nilai asli yang menjadi ciri khas budaya tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Taufik menekankan, bahwa kebudayaan tidak hanya memiliki nilai sosial dan historis, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi kreatif serta pariwisata daerah.
Menurutnya, pengembangan seni tradisional, kerajinan, batik, kuliner khas, dan berbagai produk budaya dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mencontohkan, wilayah Cirebon dan sekitarnya memiliki kekayaan budaya yang beragam, mulai dari batik khas Cirebon, seni tari topeng, kesenian tradisional, hingga warisan sejarah keraton yang memiliki daya tarik tersendiri.
Potensi tersebut perlu didukung melalui pembinaan pelaku budaya, penyelenggaraan kegiatan seni secara berkelanjutan, promosi yang lebih luas, serta keterlibatan generasi muda dalam industri kreatif berbasis budaya.
“Pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni dan budaya. Mereka harus mendapatkan ruang untuk berkarya, kesempatan untuk berkembang, serta dukungan agar kebudayaan lokal dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat perhatian terhadap pelestarian budaya melalui program pembinaan, dukungan terhadap komunitas seni, serta penyediaan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan mengembangkan kreativitas budayanya.
Menutup pernyataannya, Taufik mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Kebudayaan Nasional sebagai kesempatan untuk memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.
“Budaya adalah identitas dan kebanggaan kita. Mari bersama-sama menjaga warisan leluhur, menghargai para pelaku seni, dan mewariskan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi mendatang. Dengan budaya yang kuat, identitas bangsa akan tetap terjaga di tengah perubahan zaman,” pungkasnya. (CP-06)





Be the first to comment on "Hari Kebudayaan Nasional, Taufik Hidayat Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal"