Dorong Mundu Jadi Destinasi Wisata Budaya Pesisir, Wakil Ketua DPRD Resmikan Festival Nadran 4 Desa

Foto : Ist FESTIVAL NADRAN. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon H Asan Basori resmikan Festival Nadran di 4 Desa di Kecamatan Mundu

CIREBON — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori, meresmikan pembukaan Festival Tradisi Nadran Empat Desa di Kecamatan Mundu, Jumat malam. Festival yang melibatkan Desa Citemu, Desa Bandengan, Desa Waruduwur, dan Desa Mundu Pesisir tersebut menjadi langkah awal dalam pengembangan tradisi Nadran sebagai destinasi wisata budaya di kawasan pesisir utara Kabupaten Cirebon.

Festival Tradisi Nadran tahun ini tampil berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Untuk pertama kalinya, empat desa pesisir berkolaborasi dalam satu rangkaian kegiatan yang mengangkat kekayaan budaya, tradisi nelayan, dan potensi ekonomi masyarakat pesisir.

Sebelumnya, Hasan Basori telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan Festival Tradisi Nadran sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata budaya di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, budaya, seni, dan kuliner merupakan identitas daerah yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

“Cirebon memiliki kekuatan pada sektor budaya, seni, dan kuliner. Jika potensi ini terus didukung oleh pemerintah daerah, maka akan tercipta multiplier effect yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pesisir,” ujar Hasan.

Ia menambahkan, kelompok nelayan perlu mendapatkan perhatian lebih karena tidak hanya berkontribusi terhadap sektor perikanan, tetapi juga menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Cirebon.

“Nadran adalah tradisi yang lahir dari nilai-nilai sosial dan bentuk adaptasi masyarakat terhadap lingkungan pesisir. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Sang Khalik. Saya memiliki visi agar budaya dan tradisi Kabupaten Cirebon menjadi nilai jual yang harus diangkat dan dipromosikan sehingga mampu memperkuat sektor pariwisata daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kuwu Kecamatan Mundu, Khaerun menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon atas dukungan yang diberikan sehingga Festival Tradisi Nadran Empat Desa dapat terlaksana.

“Festival Tradisi Nadran kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan masing-masing di setiap desa. Tahun ini tradisi Nadran berlangsung secara kolaboratif melibatkan empat desa di Kecamatan Mundu. Tentu hal ini tidak terlepas dari peran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Bapak Raden Hasan Basori. Karena itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepeduliannya kepada masyarakat nelayan,” ujarnya.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kesenian khas Cirebon yang dibawakan oleh sanggar-sanggar seni lokal. Tiga sanggar seni dari Kecamatan Mundu, yakni Sanggar Gantari, Sanggar Wijaya, dan Sanggar Nawasena, menampilkan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya pesisir. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan pertunjukan seni tradisional Lais atau Debus dari Sanggar Abirama yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Festival Tradisi Nadran Empat Desa, DPRD Kabupaten Cirebon berharap tradisi yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tersebut tidak hanya terus lestari, tetapi juga berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok nelayan, dan pelaku seni diharapkan menjadi fondasi dalam membangun Kabupaten Cirebon sebagai destinasi wisata budaya yang berdaya saing. (CP-10)

Be the first to comment on "Dorong Mundu Jadi Destinasi Wisata Budaya Pesisir, Wakil Ketua DPRD Resmikan Festival Nadran 4 Desa"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*