Tekan Kebocoran, PAM Tirta Giri Nata Lakukan Optimalisasi dan Revitalisasi Jaringan di Kesunean

Foto : Ist TEKAN KEBOCORAN. Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM cek lapangan dalam rangka optimalisasi dan revitalisasi jaringan di wilayah Kesunean untuk tekan kebocoran air bersih.

CIREBON – Dalam rangka menjaga komitmen peningkatan pelayanan air bersih dan mendukung program Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Perusahaan Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon terus berbenah. Untuk menekan angka kebocoran, PAM Tirta Giri Nata gencarkan perbaikan dan pergantian pipa lama dengan pipa yang baru di beberapa titik di Kota Cirebon.

Salah satunya pekerjaan perbaikan pipa di jalan Kesunean yang merupakan pekerjaan revitalisasi pipa yang sering bocor (mengganti pipa PVC 200 mm tahun 1982 dan CI 175 tahun 1937). Dengan rincian panjang diantaranya HDPE 8″ sepanjang 192 M, HDPE 4″ sepanjang 366 M dan HDPE 2″ sepanjang 600 M.

“Kegiatan ini tentu untuk menekan angka kebocoran, dan utamanya menjaga pelayanan air bersih kepada para pelanggan. Serta mendukung program Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam hal layanan kepada masyarakat,” ujar Direktur Utama Perusahaan Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM.

Opang sapaan akrab Sopyan Satari juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan perbaikan pipa tersebut untuk mengurangi kehilangan air karena sering dan banyak bocor. Adapun perbaikan pipa di wilayah Kesunean, kata Opang, perbaikan pipa dilakukan di saluran drainase sepanjang sisi jalan nasional. Hal ini, kata dia, kondisi perbaikan yang pihaknya lakukan dalam posisi yang sulit karena lokasi existing di aspal jalan nasional.

“Dengan adanya perbaikan pipa ini, tentu sangat berdampak positif untuk wilayah Pesayidan, Gambirlaya, Banjarmelati dan sebagian Kesepuhan. Karena posisi perbaikan di eksisting aspal jalan nasional, makanya kami lakukan melalui saluran drainase,” terangnya.

Opang juga menjelaskan, bahwa perbaikan pipa melalui saluran drainase yang pihaknya lakukan sangat bisa menguntungkan kedua belah pihak dari sisi PDAM tentu akan lebih mudah melakukan inspeksi dan perbaikan ketika terjadi kebocoran dan dari sisi Bina Marga DPUTR tidak berpengaruh terhadap struktur jalan dan saluran drainasenya bisa terpelihara dengan baik.

“Tentu kami prioritaskan menurunkan angka kebocoran, meningkatkan pelayanan, menambah pelanggan baru, dan mudah-mudahan bisa menambah pendapatan perusahaan yg berdampak pada pendapatan daerah,” katanya.

Pihaknya berharap, PAM Tirta Giri Nata kedepan bisa melayani kebutuhan air minum masyarakat Cirebon secara kwalitas, kwantitas, dan kontinuitasnya. Dan utamanya, masih kata dia, kegiatan perbaikan pipa dalam rangka menekan angka kebocoran air ini sangat berkaitan dan sesuai dengan program Pemerintah Daerah Kota Cirebon dibawah kepemimpinan Effendi Edo dan Siti Farida selaku Walikota dan wakil Walikota Terutama dalam peningkatan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat Kota Cirebon. (CP-06)

Be the first to comment on "Tekan Kebocoran, PAM Tirta Giri Nata Lakukan Optimalisasi dan Revitalisasi Jaringan di Kesunean"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*