Taufik Hidayat: Usaha Rumahan Harus Dikembangkan Jadi Penopang Ekonomi Keluarga dan Daerah

Foto : CP-06 Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH

INDRAMAYU – Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH, menegaskan pentingnya pengembangan potensi usaha rumahan (home industry) sebagai salah satu penopang ekonomi keluarga sekaligus penggerak roda perekonomian daerah. Menurutnya, usaha skala kecil yang berbasis rumah tangga terbukti mampu bertahan dalam situasi krisis dan memiliki daya serap tenaga kerja yang besar.

“Usaha rumahan ini sangat penting, karena bisa menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga sekaligus membuka lapangan kerja baru. Kalau dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya bagi rumah tangga, tapi juga untuk pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

H Taufik menambahkan, Jawa Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha rumahan, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif. Namun, tantangan yang dihadapi pelaku usaha sering kali terkait akses permodalan, pemasaran, serta keterbatasan teknologi.

“Pemerintah harus hadir dengan program nyata, seperti pelatihan keterampilan, fasilitasi modal usaha, hingga dukungan pemasaran berbasis digital. Dengan begitu, produk usaha rumahan bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem usaha kecil berbasis keluarga. “Kalau usaha rumahan berkembang, maka akan ada efek domino terhadap kesejahteraan masyarakat. Ini investasi jangka panjang bagi perekonomian daerah,” tegasnya.

Lebih jauh, H Taufik mengajak generasi muda untuk tidak meremehkan usaha skala kecil, karena dari usaha rumahan lahir banyak brand besar yang kini sukses di pasar nasional maupun internasional.

“Jangan anggap usaha rumahan kecil. Justru dari rumah inilah lahir kreativitas dan inovasi. Kalau kita kembangkan bersama, hasilnya bisa luar biasa,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Taufik Hidayat: Usaha Rumahan Harus Dikembangkan Jadi Penopang Ekonomi Keluarga dan Daerah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*