BANDUNG – Bulan suci Ramadhan tak sekadar menjadi momen ibadah ritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat solidaritas sosial. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Taufik Hidayat SH di sela-sela kegiatannya.
Menurut Taufik, Ramadhan memiliki nilai esensial yang seharusnya dimaknai lebih dari sekadar menahan lapar dan haus. “Ramadhan adalah momentum penyucian diri. Di bulan ini kita diajak untuk lebih jujur, sabar, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat ini.
Ia menekankan, bahwa selain meningkatkan ibadah, Ramadhan juga menjadi ajang memperkuat ukhuwah islamiyah dan mempererat persatuan antarwarga. “Ini momen sangat tepat untuk menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan. Apalagi di tengah tantangan ekonomi dan sosial saat ini, semangat berbagi sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat, Taufik juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kedamaian selama bulan Ramadhan. “Mari kita jaga suasana khusyuk, hindari perpecahan, dan perbanyak kegiatan yang bermanfaat, seperti tadarus, santunan, dan berbuka bersama,” tuturnya.
Ia berharap nilai-nilai positif yang ditanamkan selama Ramadhan tidak hanya bertahan sebulan, tetapi menjadi bagian dari karakter masyarakat Jabar ke depannya. “Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi titik tolak untuk membangun pribadi yang lebih baik dan masyarakat yang lebih harmonis,” pungkas Taufik. (CP-06)




Be the first to comment on "Taufik Hidayat: Esensi Ramadhan Sebagai Momentum Perbaikan Diri"