Perencanaan DAK Rp39 Asal-asalan, Watid: Wajar Staf Pada Mundur

Foto : CP-06 Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Watid Sahriar.

KEJAKSAN – Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebuon, Ir H Watid Shahriar menuding perencanaan awal pekerjaan peningkatan 5 ruas jalan di Kota Cirebon menggunakan DAK Rp39 miliar pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tidak secara menyeluruh serta tidak komprehensif pada lintas sektoral. Apalagi para staf mengundurkan diri dalam pelaksanaannya.

”Kalau perencanaan benar, DPUPR sudah mengetahui kabel berapa cm didalam tanah. Nah, sekarang kelihatan banget tidak mempertimbangkan dan asal-asalan perencanaannya,” tegas Watid kepada Cirebonpos, melalui sambungan telepon, Jumat (5/10).

Watid menyayangkan pihak DPUPR yang gegabah dalam perencanaan pekerjaan DAK Rp39 ini. Hal tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor kenapa para staf mengundurkan diri pada pekerjaan DAK Rp39. Kemudian, Watid tidak yakin bahwa Bina Marga melakukan kordinasi dengan pihak terkait lainnya.

”Dari awal memang sudah bermasalah. Dan, seharusnya kalau memang DPUPR perencanaannya baik tidak mungkin terjadi ketika membuat saluran U Ditch itu yang dimensinya sedalam satu meter,” ujarnya.

Masih kata Watid, seharusnya DPUPR mengetahui bahwa didalam tanah itu ada jaringan kabel ataupun pipa yang seharusnya DPUPR memiliki datanya. Kabel dalamnya berapa cm dan pipa dalamnya berspa cm, sehingga membuat perencanaan disesuaikan.

”Jadi, ini memperlihatkan bahwa tidak ada perencanaan yang baik dan menyeluruh,” ungkapnya.

Hal-hal yang berada pada pekerjaan tersebut, lanjut Watid , harus ada koordinasi lintas sektoral dimana harus mempertimbangkan yang dibawah tanah ada apa saja. Dengan keadaan seperti ini dilapangan, lanjut Watid, DPUPR tidak mempertimbangkan bagaimana jalur yang akan dikerjakan.

”Saya sangat menyayangkan pekerjaan ini bisa menimbulkan masalah yang sangat teknis. Dari mulai mundurnya ataf, sampai permasalahan utilitas,”pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Perencanaan DAK Rp39 Asal-asalan, Watid: Wajar Staf Pada Mundur"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*