KESAMBI – Pusat Perdagangan Harjamukti (PPH) dinilai beberapa pihak kondisi bangunannya sudah memprihatinkan dan tidak layak. Hal itu, seperti halnya disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Agung Supirno beberapa waktu yang lalu. Meski demikian, Direktur Utama Perumda Pasar Berintan mengaku sudah mempersiapkan surat atas PPH yang akan segera dikirimkan ke Walikota sesuai saran dari Komisi II DPRD.
“Kondisi Pasar Harjamukti sudah memprihatinkan. Jadi, tengah pasar itu sudah hampir tidak ada yang jualan, pedagang yang di dalam itu menarik, gelar lapak di emperan. Ini sudah tidak seperti layaknya pasar,” ujar Agung.
Melihat kondisi tersebut, Komisi II mendesak kepada Perumda Pasar Berintan untuk mengirimkan surat ke Walikota agar pemerintah dapat mengambil sikap kepada Koperasi Pasar (Koppas), pasalnya, di PPH ada perjanjian pengelolaan oleh Koppas.
“Melihat kondisi ini, kita dorong agar perjanjian tersebut ditinjau ulang, karena sudah tidak baik dan tidak sehat. Kita juga akan agendakan rapat dengan bagian aset daerah, karena ini menyangkut perjanjian dan posisi tanah kepemilikannya,” kata Agung.
Masih kata Agung, sejak Tahun 2017, Komisi II sudah inspeksi mendadak, rapat di Kantor Koppas di PPH, sudah rapat di DPRD, dan sudah pula melayangkan surat ke Ketua Koppas sampai empat kali.
“Untuk titik ini (persoalan PPH, red) pemerintah harus turun tangan. Karena bagi kami di Komisi II, Perumda Pasar, kesulitan untuk berdialog. Kalau posisi pasar dibiarkan seperti ini, yang dirugikan kan pedagang dan pembeli. Karena di situ sudah tidak layak menjadi pasar,” kata Agung.
Sementara itu terpisah, Direktur Utama Perumda Pasar Berintan, Akhyadi SE saat ditemui di kantornya, Kamis (31/1), mengakui bahwa surat untuk disampaikan ke walikota menyangkut persoalan kondisi PPH sudah ditangani olehnya dan tinggal diserahkan saja.
“Ini mas, saya tandatangan surat untuk dikirim ke Pak Walikota soal PPH. Untuk jelas isinya, ya sebagaimana rapat dengan Komisi II kemarin,” ujar Akhyadi singkat. (CP-06)





Be the first to comment on "Ketua Komisi II DPRD Sebut Pasar Harjamukti Tak Layak, Dirut Perumda Pasar Langsung Surati Walikota"