Industri di Cirebon Terus Tumbuh, DPRD Soroti Warga Berpendidikan Rendah Sulit Diterima Kerja

Foto : Ist Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Nurholis SPdI

CIREBON – Pertumbuhan industri di Kabupaten Cirebon terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah perusahaan bermunculan dan membuka aktivitas usaha baru.

Namun, kondisi tersebut belum otomatis membuat seluruh masyarakat lokal dapat menikmati peluang pekerjaan yang tersedia.

Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja industri dengan kemampuan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Nurholis SPdI mengatakan, pertumbuhan jumlah perusahaan harus diikuti dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya, keberadaan kawasan industri tidak akan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat apabila warga lokal belum memiliki pendidikan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Masih ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena keterbatasan pendidikan dan keterampilan,” ujar Nurholis.

Nurholis menjelaskan, masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah cenderung memiliki pilihan pekerjaan yang lebih terbatas.

Di sisi lain, perusahaan biasanya menerapkan standar dan kualifikasi tertentu dalam proses perekrutan tenaga kerja.

Kondisi inilah yang kemudian menciptakan jarak antara peluang kerja yang tersedia dengan kemampuan calon pekerja lokal. “Di sinilah muncul jarak,” katanya.

Menurut dia, industri membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tertentu. Sementara itu, sebagian masyarakat belum mendapatkan akses yang cukup untuk meningkatkan kemampuan tersebut.

Karena itu, pertumbuhan industri di Kabupaten Cirebon dinilai harus berjalan beriringan dengan program peningkatan kapasitas masyarakat.

“Jangan sampai industri berkembang, sementara masyarakat sekitar hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Nurholis menilai persoalan pengangguran tidak bisa hanya diselesaikan dengan menunggu perusahaan membuka lowongan kerja.

Masyarakat perlu memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman kerja.

Salah satu alternatif yang disorotnya adalah program magang ke luar negeri yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat.

Menurut Nurholis, program magang tidak semata-mata memberikan kesempatan kepada peserta untuk bekerja di negara lain.

Lebih dari itu, peserta dapat memperoleh pengalaman yang berharga sebagai bekal ketika kembali ke daerah.

“Peserta bisa belajar keterampilan kerja sekaligus mengenal budaya dan etos kerja di negara tujuan,” ujarnya.

Pengalaman tersebut, lanjut dia, dapat menjadi modal bagi peserta ketika kembali ke Kabupaten Cirebon. Mereka diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman bekerja, tetapi juga keterampilan dan pola kerja baru yang bisa diterapkan di daerah.

Karena itu, keberhasilan program magang luar negeri seharusnya tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang berhasil diberangkatkan.

Ada ukuran lain yang dinilai jauh lebih penting, yakni manfaat yang diperoleh peserta setelah menyelesaikan program.

“Ukuran yang lebih penting adalah apa yang mereka bawa pulang. Keterampilan baru, pengalaman baru, cara kerja baru. Bahkan, jika memungkinkan, peluang usaha baru,” tutur Nurholis.

Ia berharap peserta magang nantinya dapat menjadi bagian dari penggerak ekonomi ketika kembali ke Kabupaten Cirebon.

Pengalaman internasional yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan bisa dikembangkan menjadi peluang kerja maupun usaha baru, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada peserta secara pribadi.

Nurholis menilai, jika pengalaman tersebut mampu ditularkan kepada masyarakat lain atau dikembangkan menjadi kegiatan produktif, program magang dapat menciptakan efek berantai bagi perekonomian daerah.

“Itulah yang diharapkan menjadi efek domino dari program magang,” tandasnya. (CP-10)

Be the first to comment on "Industri di Cirebon Terus Tumbuh, DPRD Soroti Warga Berpendidikan Rendah Sulit Diterima Kerja"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*