Taufik Hidayat Dorong Literasi Keuangan, Waspada Bahaya Judi Online

Foto : CP-06 Anggota DPRD Jawa Barat H Taufik Hidayat SH

CIREBON – Literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak serta memahami berbagai risiko keuangan di tengah perkembangan teknologi digital.

Anggota DPRD Jawa Barat H Taufik Hidayat SH mengatakan, pemahaman mengenai literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Masyarakat harus memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memahami risiko sebelum menggunakan berbagai layanan keuangan.

“Literasi keuangan sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam keputusan keuangan yang merugikan. Kita harus membiasakan diri mengatur pemasukan dan pengeluaran, menabung, serta berhati-hati terhadap berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan secara instan,” ujar Taufik.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan dalam aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan. Namun, kemudahan tersebut juga harus diimbangi dengan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian, kata Taufik, adalah maraknya praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial dan persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Judi online jangan dianggap sebagai cara mendapatkan penghasilan. Justru dapat membuat seseorang kehilangan uang dan terjebak dalam persoalan keuangan. Karena itu, masyarakat harus menjauhinya,” katanya.

Taufik menilai keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak dan anggota keluarga mengenai pengelolaan keuangan sekaligus risiko aktivitas digital yang merugikan.

Orang tua, lanjutnya, perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak mengenai penggunaan uang, transaksi digital, serta penggunaan gawai dan internet secara bertanggung jawab.

“Edukasi harus dimulai dari keluarga. Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa uang harus digunakan untuk kebutuhan yang bermanfaat dan direncanakan dengan baik. Jangan sampai teknologi justru digunakan untuk aktivitas yang merugikan masa depan,” tuturnya.

Ia juga mendorong sekolah, lingkungan masyarakat dan pemerintah untuk terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan literasi digital, terutama bagi generasi muda.

Menurut Taufik, peningkatan literasi harus diikuti dengan kesadaran untuk membangun kebiasaan keuangan yang sehat, seperti membuat anggaran, menabung, menghindari utang konsumtif dan tidak mudah tergiur keuntungan yang tidak realistis.

“Generasi muda harus punya cita-cita dan perencanaan masa depan. Jangan rusak masa depan hanya karena tergiur keuntungan cepat. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya dan membuka peluang ekonomi yang positif,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Taufik Hidayat Dorong Literasi Keuangan, Waspada Bahaya Judi Online"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*