Pentingnya SDM Unggul, Komisi IV Evaluasi Kinerja Dinas Pendidikan

Foto : Ist EVALUASI. Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon hadirkan Dinas Pendidikan untuk evaluasi kinerja dan program sesuai LKPJ Bupati Tahun 2025, Selasa (7/4)

CIREBON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon melalui Komisi IV menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Selasa (7/4)

Ketua Komisi IV, Muchyidin, mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pendidikan di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“SDM yang unggul, berprestasi, berkualitas, serta berkarakter sangat dibutuhkan untuk mendukung agenda pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi IV, Nurholis. Ia mengapresiasi sejumlah kebijakan Disdik, khususnya terkait penguatan pendidikan keagamaan di tingkat sekolah dasar (SD).

“Saya mendukung kebijakan yang mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak sejak dini,” katanya.

Nurholis juga menyambut baik keputusan Disdik yang menangguhkan sementara implementasi sekolah lima hari. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi keberlangsungan kegiatan pendidikan di Madrasah Diniyah (MD).

Ia menambahkan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon memiliki perhatian khusus terhadap keberadaan MD, yang bahkan telah diatur dalam peraturan daerah (Perda) tersendiri.

Meski demikian, Nurholis menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi oleh Disdik, terutama terkait optimalisasi penggunaan anggaran pendidikan agar memberikan manfaat maksimal.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, Ronianto, dalam paparannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pihaknya memperoleh alokasi anggaran yang cukup besar.

“Dari total APBD sebesar Rp4,2 triliun, Disdik mendapatkan alokasi sekitar Rp1,5 triliun. Namun, sebesar Rp1,2 triliun di antaranya merupakan belanja pegawai,” jelasnya.

Dengan alokasi tersebut, Disdik berupaya menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana, kesejahteraan tenaga pendidik, prestasi siswa, serta penguatan program pendidikan karakter.

Salah satu program unggulan yang tengah didorong adalah program “Sholdadu” (shalat dhuha dan zuhur), yang dianjurkan untuk diterapkan di tingkat sekolah dasar sebagai bagian dari pembiasaan karakter religius.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan aktivitas keagamaan menjadi sangat penting,” ujar Ronianto.

Ia juga berharap DPRD dapat turut berperan aktif dalam memantau pelaksanaan program tersebut di sekolah-sekolah.

Selain itu, Disdik akan melanjutkan program Imran atau hafalan juz 30 selama enam bulan pada tahun 2026 sebagai upaya memperkuat karakter positif siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar.

Melalui rapat kerja ini, diharapkan kinerja Disdik Kabupaten Cirebon ke depan semakin optimal. Dukungan serta masukan dari DPRD dinilai penting mengingat peran strategis Disdik sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembangunan sektor pendidikan. (CP-10)

Be the first to comment on "Pentingnya SDM Unggul, Komisi IV Evaluasi Kinerja Dinas Pendidikan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*