Civitas Akademika Institut Mahardika Dibekali Edukasi dan Penanganan Kebakaran

Foto : Ist EDUKASI. Civitas akademika Institut Mahardika bekerjasama dengan Damkar Kota Cirebon diberikan pembekalan edukasi dan penanganan kebakaran, Jumat (1/8)

KESAMBI – Sebagai langkah mengedukasi tentang pencegahan dan penanganan terjadinya kebakaran, civitas akademika Institut Mahardika Cirebon mengikuti edukasi penanganan kebakaran, dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, kegiatan tersebut diikuti antusiasi para peserta Jumat, (1/8).

Wakil Rektor III Institut Mahardika Hendri Rosmawan MKom mengungkapkan, tujuan dari edukasi pencegahan dan penanganan bencana kebakaran, salah satunya untuk memahami bagaimana cara menanggulangi kebakaran, dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ataupun menggunakan alat tradisional.

“Dalam kesempatan ini dijelaskan oleh pemateri teori tentang api itu seperti apa, cara menanggulanginya seperti apa, jadi materi yang disampaikan sangat bermafaat bagi civitas akademika, yang terdiri dari staf, dosen, dan juga mahasiswa yang hadir,” kata Warek 3 disela-sela kegiatan.

Hendri berharap, dengan adanya pelatihan edukasi kebakaran tersebut pihaknya berharap tidak terjadinya kebakaran.

“Dengan adanya pencegahan dan penanganan kebakaran ini, kami bisa lebih siap, ketika terjadinya kebakaran,” papar Hendri.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, Nurjaman mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyampaikan edukasi kepada pencegahan dan penanganan kebarakan dilingkungan kampus.

“Bagaimana kita menyikapi terjadinya kebakaran dari penanganan awal, seperti menggunakan alat pemadam api tradisional seperti menggunakan karung goni atau kain basah, kemudian penanganan gas elpiji antisipasinya seperti apa, penanganan kebakaran listrik harus seperti apa, dan juga penggunakaan APAR,” ungkap Nurjaman.

Nurjaman menerangkan, materi yang disampaikan tidak hanya berlaku di lingkungan kampus saja, karena setiap gedung memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Kami juga memberikan tips bagaimanan pencegahan dan penanganan ketika terjadinya kebakaran, mulai dari klasifikasi A, klasifikasi B, dan klasifikasi C dan seterusnya, jadi penanganana kebakaran harus disesuaikan dengan material yang terbakar,” jeals Nurjaman.

Nurjaman juga menambahkan, ketika terjadinya karena dampak dari Listrik, maka harus dipastikan pemutusan tegangan listriknya terlebih dahulu, sebelum melakukan penangan kebakaran ketika terjadinya kebakaran Listrik.

“Selanjutnya kita gunakan pemadam api ringan untuk kebakaran listrik ini. Disamping itu, kami juga menghimbau idealnya tidak hanya di kampus maupun kantor, untuk ketersediaan APAR juga harus dimiliki warga disetiap rumah, sebagai penanganan awal terjadinya kebakaran,” pungkas Nurjaman. (CP-10)

Be the first to comment on "Civitas Akademika Institut Mahardika Dibekali Edukasi dan Penanganan Kebakaran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*