Taufik Hidayat Sebut Ketertiban Umum Jadi Kunci Kondusifitas Daerah

Foto : Ist Anggota DPRD Jawa Barat, H Taufik Hidayat SH

CIREBON – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Taufik Hidayat SH menegaskan pentingnya menjaga ketertiban umum sebagai pondasi bagi terciptanya situasi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif. Ia menekankan bahwa ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ketertiban umum adalah syarat dasar bagi pembangunan daerah. Kalau situasi tidak kondusif, masyarakat tidak akan merasa aman, dan investasi pun enggan masuk,” ujar Taufik.

Menurut Taufik, banyak persoalan sosial yang timbul akibat lemahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keteraturan, seperti pelanggaran lalu lintas, parkir liar, keributan di lingkungan, hingga praktik usaha yang mengganggu ketenangan warga.

“Hal-hal kecil seperti kebisingan, kemacetan, atau sampah sembarangan, kalau dibiarkan bisa menimbulkan konflik sosial. Maka penting adanya penegakan aturan, sekaligus pembinaan secara persuasif,” jelas Politisi Golkar dari Dapil XII (Cirebon-Indramayu) ini.

Ia mendorong agar pemerintah daerah bersama Satpol PP lebih aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menaati peraturan daerah (Perda), sekaligus memberikan penindakan yang tegas terhadap pelanggaran yang berulang.

“Ketegasan dalam penegakan Perda itu penting, tapi pendekatan humanis juga harus dikedepankan. Edukasi harus terus jalan agar masyarakat paham aturan dan bersedia ikut menjaga ketertiban bersama,” tambahnya.

Taufik juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara tokoh masyarakat, RT/RW, dan aparat desa/kelurahan dalam mendeteksi dini potensi gangguan ketertiban, terutama di wilayah padat penduduk atau kawasan rawan.

“Ketika masyarakat ikut berperan aktif, maka rasa memiliki terhadap lingkungannya akan tumbuh. Inilah yang membuat daerah menjadi aman dan tenteram,” tutupnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Taufik Hidayat Sebut Ketertiban Umum Jadi Kunci Kondusifitas Daerah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*