Minimalisir Balapan Liar, Kadisdik Minta Orang Tua Tak Izinkan Siswa Bawa Motor ke Sekolah

Foto : Ist Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini SSos

KESAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengimbau seluruh sekolah di Kota Cirebon untuk melarang siswa SMP membawa sepeda motor ke sekolah.

Kepala Disdik Kota Cirebon, Kadini SSos mengatakan larangan ini diterapkan untuk meminimalisir balapan liar. Terlebih lagi siswa SMP belum memiliki SIM.

“Kami imbau agar tidak membawa kendaraan, karena tidak diperbolehkan. Kita imbau juga ke sekolah agar diingatkan ke peserta didiknya, dan kalau perlu sampaikan ke orang tua. Lebih baik anak-anak itu jalan kaki, atau naik transportasi umum,” kata Kadini, Kamis (21/3).

Disdik Kota Cirebon juga meminta pihak sekolah untuk memantau lokasi penitipan atau parkir. Sebab tidak menutup kemungkinan, siswa tetap membawa sepeda motor dan parkir di luar sekolah

Menurut Kadini, siswa SMP yang belum berusia 17 tahun secara emosional belum diperbolehkan membawa kendaraan sendiri.

‚ÄúLarangan membawa motor ini untuk pembelajaran juga, bahwa anak-anak itu secara emosional belum bisa membawa kendaraan sendiri, karena SMP ini otomatis belum ada yang umurnya 17 tahun berarti jelas dilarang,” katanya.

Kadini juga meminta orang tua untuk mengawasi pergaulan anak di luar sekolah. Pasalnya, balap luar kerap di lakukan di luar jam sekolah, yakni malam hari.

“Nanti kita akan berikan waktu ke kepolisian sektor setempat untuk melakukan edukasi di sekolah, kalau bisa mengundang orang tua. Itulah beberapa upaya yang kita lakukan guna meminimalkan balap liar,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Minimalisir Balapan Liar, Kadisdik Minta Orang Tua Tak Izinkan Siswa Bawa Motor ke Sekolah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*