Masih Andalkan Sewa Lahan, Dirut PD Pembangunan Sebut Asset Tanah yang Ditempati Dinas Diserahkan ke Pemkot

Foto : CP-06 Direktur Utama PD Pembangunan, Dr Panji Amiarsa.

KEJAKSAN – Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Cirebon tengah berupaya mentertibkan inventarisir asset tanah yang dimilikinya. Salah satunya adalah dengan melimpahkan asset tanah milik PD Pembangunan yang diatasnya terdapat bangunan kantor dinas kepada Pemerintah Kota Cirebon. Meski demikian, PD Pembangunan masih mengandalkan sewa lahan saja untuk pemasukannya.

Direktur Utama PD Pembangunan Kota Cirebon, Dr Panji Amiarsa mengungkapkan, PD Pembangunan sudah melakukan kejelasan pencatatan asset secara struktural mana asset PD Pembangunan dan mana asset Pemerintah Kota Cirebon. Salah satunya, kata dia, seperti tanah PD yang dipakai oleh Dinas, dan setelah ada pembahasan muncul sebuah kebijakan.

“Jadi, kebijakan tersebut adalah asset tanah PD dilimpahkan menjadi asset tanah pemerintah kota,” ungkap Panji kepada Cirebonpos saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (10/7).

Pelimpahan tersebut, kata Panji, dilakukan sejak akhir tahun 2017 sampai dengan tahun 2018, dan tidak menjadi beban terhadap perusahaan. Pasalnya, kata dia, selama ini tidak ada pemasukan dari Kantor Dinas yang menempati tanah PD, sehingga tidak ada pemanfaatan disana. Oleh karena itu, lanjut dia, seluruh asset tanah yang dipakai oleh dinas dilimpahkan kepada Pemerintah Kota Cirebon melalui bidang assetnya.

“Kepentingan pemisahaan dan pencatatan asset tanah tersebut menjadi salah satu faktor Pemkot Cirebon mendapat predikat WTP dari BPK,” Kata Panji.

Setelah selesai inventaris asset, pihaknya akan melakukan penilaian secara keseluruhan. Sehingga nominal asset akan terlihat baik di kota maupun kabupaten tentunya sesuai dengan NJOP. Hal itu, kata dia, dikerjakan karena PD akan berubah menjadi Perumda dimana akan menampilkan nilai up date perusahaan daerah.

“Baik up date atas kekayaan secara asset maupun fisiksehingga memperjelas kedudukan PD Pembanguna,” jelasnya.

Kemudian, Panji menuturkan, asset tanah yang berada di kabupaten sesuai rekomendasi Komisi II DPRD akan dilepas, karena aspek pemanfaatan tidak begitu tinggi dan juga belum termanfaatkan dengan baik.

“PAD masih belum besar, karena memang belum memiliki penghasilan tetap hanya masih mengandalkan sewa lahan saja,” tuturnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Masih Andalkan Sewa Lahan, Dirut PD Pembangunan Sebut Asset Tanah yang Ditempati Dinas Diserahkan ke Pemkot"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*