Saat Ramadhan, Pemkot Harapkan Operasional Hiburan Malam Tutup

Foto : CP-06 Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi

KEJAKSAN – Jelang Ramadan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon menyampaikan terkait aturan dan ketentuan kegiatan di bulan suci Ramadan.

Untuk tempat hiburan malam, kata Sekda Agus Mulyadi, operasional sebelum Ramadan memang masih jam normal dan mendekati Ramadan harus tutup.

“Jelang Ramadan kita harap menutup operasionalnya, nanti ada tim pengawas hiburan malam yang meninjau,” kata Agus, Jumat (9/4).

Untuk kegiatan ibadah, lanjut Agus, yang bersifat jamaah di masjid boleh dilakukan sepanjang memperhatikan protokol kesehatan dan kapasitas masing-masing tempatnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Drs Agus Suherman SH MH mengatakan, ditutupnya operasional tempat hiburan sebagai upaya menghormati bulan suci Ramadan.

“Mereka (pelaku usaha hiburan malam) sudah memahami bahwa H-1 Ramadan tempat hiburan sudah mulai tutup, itu selama Ramadan, buka kembali H+3 Lebaran,” kata Agus.

Ia mengungkapkan, aktivitas lain seperti aktivitas budaya, setiap Bulan Ramadan memang tidak terlalu banyak, terlebih saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Aktivitas budaya paling hanya latihan-latihan saja, tidak ada semacam event, kita lebih pada berkonsentrasi untuk beribadah di Bulan Ramadan,” ungkapnya.

Terkait sanksi apabila ada tempat hiburan yang membandel tetap beroperasi, Agus mengungkapkan, bahwa sanksi itu nanti ditindak oleh Satpol-PP, pihaknya hanya melakukan pembinaan. “Kami hanya pembinaan, untuk sanksi itu Satpol-PP selaku penegak perda,” tuturnya

Terpisah, Kepala Satpol-PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo SAP melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas), Suweka SAP MSi menyampaikan, tempat hiburan malam, termasuk karaoke itu harus sudah tutup pada H-1 Ramadan.

“Dari DKOKP dalam waktu dekat segera melakukan sosialisasi kepada para usaha hiburan malam,” kata Suweka.

Ia juga menekankan, akan beri perhatian lebih pada tempat pusat olahraga hobi, seperti billiar. “Ramadan itu aktivitas biasanya lebih ke malam hari, nanti akan kami perhatikan,” ungkapnya.

Suweka mengatakan, untuk Satpol-PP tidak ada kata berhenti terkait tugas atau kegiatan-kegiatan di Bulan Ramadan.

“Kami tetap melaksanakan patroli, menindak pelanggar-pelanggar aturan, saat ini masih fokus tentang penerapan prokes, harapannya warga Kota Cirebon di Bulan Ramadan menaati SE Kemenag, SE Wali Kota, serta anjuran-anjuran tentang aktivitas di Bulan Ramadan,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Saat Ramadhan, Pemkot Harapkan Operasional Hiburan Malam Tutup"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*