Adakan Pelatihan, KKN UGJ Bantu UMKM Kanci Kulon Naik Kelas

Foto : Ist PELATIHAN. Mahasiswa dan Dosen KKN UGJ Cirebon berikan pelatihan pelaku UMKM di Desa Kanci Kulon Kabupaten Cirebon agar naik kelas.

CIREBON – Bertempat di Aula Balai Desa Kanci Kulon, Mahasiswa KKN Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon (UGJ) gelar pelatihan bagi para pelaku UMKM, Kamis (24/8). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di Desa Kanci Kulon.

Dalam laporannya, Syeh Maulana selaku Ketua Mahasiswa KKN Kanci Kulon menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi program KKN yang dibawa oleh para mahasiswa KKN dari kampus bagi masyarakat, yaitu peningkatan UMKM dan ekonomi msayarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat khususnya para pelaku usaha mikro untuk meningkatkan kapasitasnya, baik dari sisi produksi, legalitas maupun pemasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Kanci Kulon, Subandi menyampaikan apresasi atas gagasan para mahasiswa KKN yang peka dan peduli terhadap UMKM di Desa, ini sejalan dengan program Desa kami dalam upaya meningkatkan strata UMKM di Desa. “Kanci Kulon memiliki UMKM unggulan potensial yang khas yang ketika dikembangkan akan mampu menjadi andalan masyarakat, karena sebagaimana kita ketahui bahwa terasi merupakan produk identik Cirebon sebagai kota udang. Kami sangat berterima kasih pada mahasiswa KKN UGJ atas kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan seminar dan pelatihan ini menghadirkan Tiara Muthiarsih SE MM pemateri yang ahli dalam bidang ekonomi dan digital marketing. Tiara yang juga Dosen FEB UGJ, memberikan paparan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM tentang bagaimna meningkatkan kualitas produk agar dimintai konsumen sampai bagamana stratergi pemasaranya melalui digital marketing memanfaatkan media sosial sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu dilokasi yang sama, Deden SP MP MCE selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN, dalam sambutanya turut memberikan spirit kepada para pelaku UMKM di Kanci Kulon, mengatakan bahwa UMKM di Desa harus mampu menggeliat maju dan dapat bersaing dengan para pelaku usaha modern. Kenapa, kata dia, karena Pemerintah sudah membuka jalan dan kesempatan yang sama untuk maju bagi para pelaku UMKM di Daerah untuk bisa masuk ke retail-retail yang ada di daerah. Melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 Pasal 7, Pemerintah mewajibkan toko swalayan atau peretail modern menyediakan ruang usaha atau ruang promosi bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebanyak 30% dari total luas area pusat perbelanjaan.

“Jadi, UMKM di Desa punya kesempatan yang sama untuk bersaing dan maju,” ujarnya. (CP-10)

Be the first to comment on "Adakan Pelatihan, KKN UGJ Bantu UMKM Kanci Kulon Naik Kelas"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*