Segera Panggil DPRKP, Ketua Komisi II: Sejak Awal Pembangunan Pedati Gede Tidak Transparan dengan DPRD

Foto : CP-06 PEMERIKSAAN DAN PENDALAMAN. Revitalisasi Pedati Gede oleh DPRKP sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman Polres Cirebon Kota sera sudah diminta dokumen dan menjadi temuan pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat dan cek fisik sedang berjalan.

KEJAKSAN – Revitalisasi replika Pedati Gede dan Taman BAT senilai Rp2,2 miliar sudah menjadi temuan pendahuluan dengan meminta dokumen dan cek fisik oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat. Bahkan, Polres Cirebon Kota juga sudah melakukan pemeriksaan atas aduan masyarakat pada pembangunan Pedati Gede dan Taman BAT. Atas hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon menilai bahwa sejak awal pembangunan tidak ada transparansi dari dinas terkait. Sehingga, Komisi II DPRD akan segera memanggil dinas dan instansi terkait pembangunan Pedati Gede.

Catatan dan data BPK dalam pembangunan Pedati Gede dan Taman BAT menyebutkan, DED tidak dijadikan acuan pada saat pelaksanaan. Apalagi menurut penjelasan ITB terdapat realisasi biaya pribadi yang tidak tercantum dalam dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Belum lagi, adendum tidak disertai dengan CCO (Contract Change Order), serta tidak terdapat dokumen Back Up Data dan As Built Drawing.

“Pedati Gede proses dari awal memang tidak transparan dengan DPRD. Mungkin karena itu memang program prioritas eksekutif,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso di Gedung DPRD, Senin (10/4).

Menurut Karso, DPRD melihat seberapa efektif dan seberapa tepat antara anggaran dengan realisasi pembangunan bisa terlihat saat ini.

“Ini kan icon Kota Cirebon dan program mercusuar, bagaimana mengangkat derajat dan citra Cirebon,” ujarnya.

Terkait ada beberapa temuan BPK, kata Karso, karena memang proses pembangunan dan hingga sekarang DPRD tidak dilibatkan sehingga ada beberapa catatan BPK.

“Komisi II berencana akan memanggil DPRKP untuk meminta informasi seperti apa. Rencananya setelah lebaran akan dijadwalkan dengan dinas terkait,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Segera Panggil DPRKP, Ketua Komisi II: Sejak Awal Pembangunan Pedati Gede Tidak Transparan dengan DPRD"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*