Kepala BPKPD: Realisasi Pajak Parkir Baru 22,39%

Foto : CP-06 Kepala BPKPD Kota Cirebon, Syaroni ATD MT

LEMAHWUNGKUK – Realisasi penerimaan pajak Parkir hingga saat ini baru 22,39% saja. Dan, setiap tahun hampir tidak pernah terealisasi penerimaan PAD dari parkir.

Demikian dikatakan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Syaroni ATD MT saat diwawancarai Cirebonpos diruang kerjanya, Rabu (13/7).

“Realisasi Pajak Parkir dilaur badan jalan hari ini baru mencapai 22,39 persen dari target Rp8 miliar 580 juta,” kata Syaroni.

Syaroni mengungkapkan, dlihat dari sisi per semester setiap tahunnya yang seharusnya 50 persen, saat ini baru 22,39 persen yang sangat berdampak. Selain pajak parkir akibat covid adalah pajak hiburan pun sama dibawah 30 persen.

“Januari, Februari, dan Maret dari sisi parkir masih sangat jauh. Dalam rangka realisasi target kami mengundang wajib pajak untuk berkomunikasi ada persoalan apa, sehingga tidak mencapai realisasi,” ungkapnya.

Menurut Syaroni, di beberapa mall seperti Grage dan CSB pengunjung masih kurang. Harpaanya sejak 3 bulan terkahir dengan diberlakukannya PPKM longgar akan didorong lagi dengam menggunakan taiping box dilakukan pusat kegiatan di Kota Cirebon.

“Ada kondisi recovery yang membutuhkan setahun sampai 2 tahun kedepan sehingga benar benar bisa normal kembali,” ujarnya.

Syaroni menuturkan, pihaknya di beberapa bulan terakhir memantau dan monitor dengan mengundang WP melakukan kordinasi. Pengelola parkir yang ada di beberapa kegiatan perdagangan pihak ke 3 dan KPP Pratama dilakukan kordinasi dan komunikasi sehingga akan selalu mengontrol itu.

“Pusat perdagangan seperti Mal paling besar menyumbang pajak parkir, selain dibahu jalan,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Kepala BPKPD: Realisasi Pajak Parkir Baru 22,39%"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*