Pelayanan Distribusi Air Bersih Terganggu Selama Pengujian Sistem Reservoir, Perumda Tirta Giri Nata Minta Dukungan Semua Pihak

Foto : Ist Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM

KESAMBI – Terkait ganguan pelayanan aliran air bersih yang terjadi di seluruh pelayanan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata pada Sabtu-Selasa, 18-21 Juni 2022 dengan waktu normalisasi kurang lebih 14 hari. Hal itu karena adanya kegiatan pemeliharaan dan perawatan berkala melalui pengujian sistem pada Reservoir 9.000 m3 Plangon. Atas hal itu, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata menghimbau seluruh pelanggan untuk melakukan persiapan/menampung air agar dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM menjelaskan, ketersediaan air bersih merupakan salah satu faktor penting bagi masyarakat, sesuai dengan visi Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Periode 2018-2023 Nashrudin Azis-Eti Herawati lewat SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tentram dan Inovatif) dan Visi Perumda Air Minum Tirta Giri Nata yakni Terpenuhinya Kebutuhan Air Bersih bagi Masyarakat Kota Cirebon dan Sekitarnya secara Optimal melalui Pengelolaan Perusahaan secara Profesional dan Akuntabel.

Dalam kaitan SPAM binaan Kota Cirebon, lanjut Opang, sapaan akrab Sopyan Satari, merupakan program bantuan pemerintah pusat, telah dibangun Reservoir dengan kapasitas 9000 m3 di Plangon yang dilaksanakan oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Jabar. Pembangunan Reservoir sendiri dibangun sebagai reservoir distribusi untuk mendukung program optimalisasi sistem distribusi yang diharapkan.

Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, lanjut dia, telah memanfaatkan Reservoir  9000 m3 sebagai upaya berkesinambungan perusahaan dalam menjaga pemenuhan kebutuhan air bersih, baik dari segi kualitas, kuantitas maupun kontinuitas aliran kepada pelanggan. Guna lebih mengoptimalkan fungsi reservoir, maka diperlukan pemeliharaan dan perawatan secara berkala. Adapun dalam rangka evaluasi pemanfaatan, perlu dilakukan pengujian secara bertahap. Untuk menunjang hal yang dimaksud, diperlukan perubahan sistem aliran air pada pelanggan di sebagian besar wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya, khususnya wilayah pusat kota. Sehingga, aliran air bersih kepada pelanggan masih tetap terlayani.

“Proses aliran air akan berbeda antara wilayah yang satu dengan lainnya, dengan perkiraan waktu normalisasi sampai 14 hari. Guna antisipasi gangguan aliran air tersebut, telah dibuatkan pengumuman gangguan aliran air untuk masyarakat pelanggan sebelum pelaksanaan pengujian sistem reservoir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Opang menyampaikan bahwa pemanfaatan pengoperasian dan pemeliharaan reservoir merupakan salah satu upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat pelanggan.

“Untuk itu, kami membutuhkan dukungan dari stakeholdere terkait uhtuk keberhasilan program pengembangan sistem penyediaan air minum di Kota Cirebon,” paparnya.

Adapun selama kegiatan pemeliharaan dan perawatan Reservoir berlangsung Perumda Air Minum Tirta Giri Nata tetap berupaya meminimalisir gangguan, agar pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap terlayani dengan baik. Bagi pelanggan yang airnya tidak mengalir/terhenti total, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata mempersilahkan menghubungi petugas yang sudah siaga dengan mobil tangki melalui nomor handphone 081287044493 atau 081324476565. (CP-06)

Be the first to comment on "Pelayanan Distribusi Air Bersih Terganggu Selama Pengujian Sistem Reservoir, Perumda Tirta Giri Nata Minta Dukungan Semua Pihak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*