Beberapa UKM dan PKL Mulai Tutup, Disperindag Catat Akibat Kehabisan Modal

Foto : CP-06 Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Cirebon, Saefudin Jupri.

KEJAKSAN – Dampak dari penyebaran Covid-19 sangat terasa oleh masyarakat. Salah satunya masyarakat Kota Cirebon. Masyarakat yang mempunyai Usaha Kecil Menangah (UKM) di Kota Cirebon banyak menutup usahanya karena kehabisan modal ditengah pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Peragangan dan UMKM Kota Cirebon, Saefudin Jupri saat diwawancarai Cirebonpos di Kantornya, Selasa (14/4).

“Total 2.615 total UKM yang ada di Kota Cirebon dan sekitar lebih dari 10 UKM sudah tutup karena dampak penyebaran Virus Covid-19. Sama kaya PKL dari total 1.518 keseluruhan dengan PKL kota cirebon 900. Banyak yang juga yang tutup kehabisan modal,” kata Jupri.

Jupri mengungkapkan, sampai dengan saat ini belum ada laporan signifikan faktor apa saja yang membuat UKM tutup.

“Yang jelas, mereka terkena dampak dalam segi permodalaannya. Mereka yang tadinya modalnya kepake untuk produksi, akhirnya buat makan sehari-hari karena himbauan dirumah saja,” ungkapnya.

Masih kata Jupri, kalaupun ada paling juga menggunakan sistem online. Itu pun kalau para UKM bisa kalau gak bisa seperti apa. Permodalan bisa dikelola menggunakan jasa online akan tetapi berkaitan dengan biaya.

“Double modal juga kalau itu. Permasalahannya UKM memang kecil secara otomatis terkena dampak karena mereka modal kecil tidak bisa berkembang dan habis untuk sehari-hari,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Jupri, inilah yang akan menjadi sorotan pemerintah yang akan segera mengganti modal dengan program Misbar (miskin baru) dari Dinsos dan BPTT.

“Datanya kami sudah ajukan semua UKM dan PKL. Kalau di Dinsos gak keluar punya cadangan bantuan tunai pengganti permodalan. Itu menjadi tumpuan kami. Harapannya, bantuan itu bisa turun,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Beberapa UKM dan PKL Mulai Tutup, Disperindag Catat Akibat Kehabisan Modal"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*