Apresiasi Kolaborasi Kerja Azis-Eti, Ketua Gelora Ingatkan Soal Kemacetan dan PKL

Foto : Ist Ketua DPD Partai Gelora Kota Cirebon, Roma Sanjaya (kiri).

KEJAKSAN – Satu tahun kepemimpinan Azis-Eti sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cirebon menunjukan kerja dan kolaborasi yang baik untuk saling berbagi tugas. Selayaknya Pasangan Kepala daerah yang lain, Azis-Eti memiliki Visi-Misi yang satu persatu mulai terealisasi dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan berbagai macam inovasi yang sebelumnya sudah tertuang dalam Visi-Misi ┬áSEHATI (Sehat Hijau, Agamis, Tentram dan Inovatif) Pasangan Azis-Eti.

Namun disisi lain masih banyak program-program yang dilakukan Azis-Eti ini hasil turunan dari Program dan Visi serta Misi Pemerintah Provinsi yang kemudian menjadi kosongnya gagasan dan narasi di berbagai segmen.

Seperti contohnya, penguraian kemacetan di berbagai sudut kota yang saat ini belum menemukan solusi konkretnya. Hal itu dikarenakan jumlah pertumbuhan kendaraan dari tahun ke tahun semakin bertambah, dan belum adanya kebijakan untuk menggunakan tranportasi umum bagi masyarakat Kota Cirebon dan atau yang akan ke Kota Cirebon, baik dihari aktif maupun hari libur. Yang kemudian hal tersebut akan berimbas kepada pertumbuhan pariwisata di Kota Cirebon yang ditarget hingga 2 juta kunjungan tahun ini.

“Pembagian kerja sudah bagus dan saling melengkapi, ini baik untuk Kota Cirebon. Namun, catatan soal penataan kemacetan atau lalu lintas harus jadi perhatian serius Azis-Eti. Apalagi pariwisata jadi prioritas khusus dari kepala daerah, maka segera benahi agar lebih nyaman lagi berada di Kota Cirebon,” ungkap Ketua DPD Gelora Kota Cirebon, Roma Sanjaya.

Hal tersebut, lanjut Roma, akan berdampak pula pada keberadaan Pedagang Kaki Lima yang beberapa kali sempat dialihkan ke beberapa shelter atau tempat khusus, guna memperluas ruas jalan agar bisa mengurai kemacetan. Namun hal itu belum juga disokong dengan akses pemasaran dan peningkatan pemahaman digitalisasi bagi para PKL atau pelaku UMKM yang ada di sepanjang wilayah Kota Cirebon, agar bisa bersaing di era disrupsi saat ini.

Disisi lain, kata dia, pengalihan tempat atau shelter PKL dan UMKM ini jauh dari tempat wisata yang lambat laun kembali bubar karena mengurangi omzet pedagang, kemudian kembali ke tempat semula. Padahal PKL dan UMKM ini adalah instrumen penting dalam peningkatan kunjungan pariwisata di daerah. Jangan sampai ada asumsi bahwa ingin meningkatkan pariwisata tapi mematikan pedagang dan pengusaha kecil.

“Tapi, hal itu masih bisa dikejar dengan masa jabatan yang tersisa kurang lebih 4 tahun ke depan. Saya yakin kepemimpinan Azis-Eti mampu mengejar target-target yang tertinggal dan belun terealisasi, yang kemudian hal itu bisa dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat Kota Cirebon,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, Walikota dan Wakil Walikota tak sekedar membangun infrastruktur fisik tapi juga bisa membangun jembatan pemikiran bagi masyarakat Kota Cirebon yang kemudian pembangunan dan perawatan Kota Cirebon bukan hanya dilakukan oleh Pemerintah Kota tapi juga hasil kolaborasi dari semua pihak, baik Masyarakat atau Warga Kota Cirebon yang menjadi pewaris di Kota Cirebon.

Dengan tagline yang sempat disampaikan, yaitu Wajah Baru Kota Cirebon, maka dirinya yakin Kota Cirebon bukan saja memiliki wajah baru yang sedap di pandang mata, tapi juga mulai berinovasi dan berkreasi ke hal-hal baru.

“Selamat bekerja, selamat berkolaborasi untuk masyarakat dan kebaikan Kota Cirebon,” paparnya. (CP-10)

Be the first to comment on "Apresiasi Kolaborasi Kerja Azis-Eti, Ketua Gelora Ingatkan Soal Kemacetan dan PKL"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*