Ngeri! Sunjaya Cari Pendapatan Lain Demi Mengurusi A-Z

Foto : Ist SIDANG PLEDOI. Nampak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengikuti jalannya persidangan di PN Tipikor Bandung atas dugaan TPPU beberapa waktu lalu.

BANDUNG – Dalam Pledoinya, mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengaku terpaksa menerima hadiah dan mencari pendapatan lain, karena kebutuhan sebagai seorang Bupati sangatlah banyak. Mulai perkara hajatan warga sampai dengan koordinasi dengan forum komunikasi dan koordinasi pimpinan daerah (Forkkopimda), LSM dan media dia urusi demi kondusifitas daerah.

Berikut kelanjutkan Pledoi Sunjaya Purwadisastra….

Ketiga

Yang mulia, saya harus berkata jujur, penghasilan seorang Bupati tidak sebanding dengan tanggung jawab yang diembannya sehingga mau tidak mau dengan terpaksa, mau menerima pemberian ucapan terima kasih pihak lain. Dan seharusnya tidak boleh dilakukan oleh karena itu idealnya kebutuhan kepala daerah dipenuhi oleh negara agar bisa mengabdi secara baik kepada masyarakat. Tidak adanya anggaran APBD yang dialokasikan untuk kepentingan keamanan daerah, untuk uang koordinasi Forkopimda, sedangkan tanggung jawab Bupati selaku kepala daerah mempunyai tanggung jawab kepada negara, khususnya ditingkat kabupaten dari urusan A sampai Z yang tidak dibiayai negara, tentunya tidak sebanding. Bupati dianggap oleh masyarakat mempunyai uang yang cukup banyak, sehingga segala urusan pemasyarakatan dibebankan kepada Bupati. Dari hal dimintai sumbangan, pembangunan masjid, mushola, ulang tahun Ormas, LSM, Organisasi Kepemudaan, media-media hingga menangani konflik antar warga, undangan hajatan, undangan pesta hajat, dan lain-lain yang tidak saya sebutkan satu persatu. Yang kesemuanya membutuhkan dana tetapi oleh pemerintah tidak dialokasikan dalam APBD. Inilah kesulitan-kesulitan yang terjadi sebagai kepala daerah yang sangat pelik dan problematik. Idealnya kepala daerah diberikan pos anggaran dalam APBD untuk kepentingan koordinasi antar Forkopimda. Biaya pengamanan daerah dan biaya-biaya lain untuk kepentingan masyarakat daerah serta gaji Bupati yang tercukupi agar Bupati bisa bekerja tenang untuk mengurusi rakyatnya. Dan tidak mencari-cari pendapatan lain sehingga bermasalah dengan hukum. Saya sangat mengapresiasi kerja KPK karena bertugas untuk menegakan hukum sesuai fungsi dan tugasnya, karena korupsi harus diberantas di Indonesia. Dengan menjadi kepala daerah dengan gaji dan pendapatan yang terbatas tetapi tanggung jawabnya sangat besar terhadap masyarakat yang kesemuanya membutuhkan biaya yang sangat besar dan tidak dibiayai oleh negara, sungguh sangat ironis………..

Bagian (2)

Be the first to comment on "Ngeri! Sunjaya Cari Pendapatan Lain Demi Mengurusi A-Z"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*