Tak Terselesaikan Hingga 2020, Dinkes Sebut Kabupaten Cirebon Belum Bebas ODF

Foto : Ilustrasi Kabupaten Cirebon Belum Terbebas ODF.

CIREBON – Persoalan Open Depecation Free (ODF) di Kabupaten Cirebon baru ramai tahun 2019 ini, usai dijadikan isu strategis. Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan, hingga 2020 mendatang, ODF takan selesai.

Saat ini, baru 30 persen dari 420 Desa se-Kabupaten Cirebon yang sudah terbebas dari ODF. Yaitu, hanya di Kecamatan Sedong. Selebihnya, masih dalam tarap proses menuju Desa/Kecamatan bebas ODF.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Edi. Menurutnya, Dinkes tahun 2019 ini menargetkan sebanyak 50 desa bebas ODF.

“Tahun ini target kita 50 desa. Saat ini memasuki akhir Juni, sudah lebih dari 25 desa. Masih berjalan,” ucap Edi, Kamis (27/6).

Menurut Edi, tahun 2019 ini, capaiannya lebih banyak ketimbang tahun 2018 lalu. Yang hanya menyelesaikan 25 desa.

Edi mengaku, banyak faktor lamanya proses penyelesaian bebas ODF. Mengingat perilaku buang air sembarangan sudah menjadi kebiasaan masyarakat. “Kendala kita memang karena sudah menjadi kebiasaan,” imbuhnya.

Banyak warga yang merasa, masih kaku. Ketika diarahkan untuk merubah kebiasaan buang air sembarangan ke jamban.

“Pengakuan warga, biasa di luar atau di sungai tiba-tiba di WC. Kaku. Tidak keluar. Ujung-ujungnya meskipun sudah dikasih program jamban pun mereka kembali lagi BAB nya ke sungai,” kata dia.

Mestinya ada sanksi diberlakukan kepada warga yang tidak mau merubah pola kebiasaan. Yakni sanksi bersama. Karena dampak yang ditimbukkan nanti, akan tumbuh subur berbagai jenis penyakit, yang akan menyebar. (CP-02)

Be the first to comment on "Tak Terselesaikan Hingga 2020, Dinkes Sebut Kabupaten Cirebon Belum Bebas ODF"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*