DPRD Tak Pernah Bayar Zakat Profesi, Baznas Akui Kesadaran ASN Masih Rendah

Foto : CP-02 Kepala Pelaksana Baznas Kabupaten Cirebon, Abdul Rifa'i.

CIREBON – Tingkat partisipasi zakat profesi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cirebon dikatakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon masih terhitung rendah. Karena kesadaran dari ASN di pemerintahan Kabupaten Cirebon masih rendah. Bahkan, DPRD juga hingga kini belum membayarkan zakat profesinya.

Abdul Rifa’i selaku Kepala Pelaksana Baznas menuturkan, untuk respon ASN dibeberapa dinas masih minim dalam membayar zakat profesi.

“Untuk tahun lalu zakat profesi dapat kita himpun sebesar Rp. 2.258.792.812, dan itu masih kita anggap minim dari target yang sudah ditentukan sebelumnya,” unngkap Abdul saat ditemui di ruangannya, Selasa (11/6).

Masih kata dia, untuk ASN yang memiliki penghasilan sebesar Rp4 juta diwajibkan membayar zakat profesi 2,5% maka jika dinominakan sekitar Rp55 ribu. Maka, dengan jumlah ASN dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cirebon sebanyak 13 ribu ditargetkan sebesar Rp10 miliar.

“Sejauh ini untuk zakat profesi yang disetorkan baru 20%,” terangnya.

Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 65 Tahun 2017 tentang pengelolaan zakat profesi, infak dan sedekah bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon memerintahkan seluruh ASN untuk membayar zakat profesi. Namun, dari total 33 dinas baru 30 dinas yang menyetorkan zakat profesi.

“Yang belum memberikan zakat profesi yakni Dinas Perempuan dan KB, Disbudparpor. Terus dari 40 kecamatan baru 10 kecamatan yang menyetor. Sejauh ini baru 30 dinas yang kerap memberikan zakat profesi,” tuturnya.

Masih lanjut dia, untuk Anggota DPRD hingga saat ini belum memberikan zakat profesi. Oleh karena itu dirinya berharap, untuk seluruh ASN dapat memberikan zakat profesi untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cirebon. (CP-02)

Be the first to comment on "DPRD Tak Pernah Bayar Zakat Profesi, Baznas Akui Kesadaran ASN Masih Rendah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*