Datangi Balaikota, Puluhan Mahasiswa PAKSI Pertanyakan Pembangunan Trotoar

Foto : CP-02 DEMO. Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam PAKSI gelar unjuk rasa di depan Balaikota Cirebon untuk pertanyakan pembangunan trotoar, Selasa (16/10).

KEJAKSAN – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Aksi dan Intelegensia Mahasiswa (PAKSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Balaikota Cirebon, Selasa (16/10). Dengan membawa spanduk yang bertuliskan “Trotoar Layak Bli Sih ?!” puluhan mahasiswa tersebut mengkritik pemerintah, pasalnya, dalam kurun waktu satu belakangan ini pemerintah kurang memerhatikan pedoman-pedoman fasilitas umum dan fasilitas sosial dalam pembangunannya.

Koordinator Aksi,  Wisnu Martoyo bila saat ini hak pejalan kaki terampas oleh ketidak layakan dari hasil pembangunan trotoar di beberapa ruas jalan yang tidak memerhatikan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna trotoar khususnya para penyandang disabilitas.

“Itu trotoar kan buat pejalan kaki, tapi kok ada banyak tihang dan pohong di tengahnya. Menurut kami dalam pembangunan trotoar itu kurang memerhatikan aspek keamanan dan kenyamanan,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya pun mengungkapkan, dengan sisa waktu masa pekerjaan proyek. Mereka mengharapkan agar fasilitas umum dan fasilitas sosial dikembalikan sebagai mana mestinya.

Dikatakan oleh Wisnu, sudah seharusnya pemerintah lebih memikirkan kepentingan umum yang sudah selayaknya didapatkan oleh masyarakat sebagai fasiltas umum dan fasilitas sosial.

“Jujur kami sedih melihat kondisi Kota Cirebon dan kami harap pemerintah lebih memikirkan kepentingan umum agar masyarakat mendapatkan haknya,” ujarnya.

Dalam aksi itu pun, terlihat dikawal oleh pihak kepolisian guna menjaga jalannya aksi. Mereka pun menggelar aksi tetrikal yang menggambarkan sulitnya pejalan kaki untuk mendapatkan haknya.

Setelah dirasa cukup dalam menyampaikan aspirasi mereka pun membubarkan diri secara damai. (CP-02)

Be the first to comment on "Datangi Balaikota, Puluhan Mahasiswa PAKSI Pertanyakan Pembangunan Trotoar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*