KEJAKSAN – Nasib BUMD Kota Cirebon seolah dibiarkan tanpa arah. Pasalnya, meski seleksi sudah digelar baik direksi maupun dewan pengawas BUMD belum juga dilantik hingga saat ini.
Bahkan, PD Pembangunan Kota Cirebon yang memiliki potensi pengembangan bisnis untuk mendapatkan tambahan PAD, kini tak memiliki arah jelas karena tidak memiliki direksi dan dewan pengawas.
Selain curahan hati pegawai PD Pembangunan yang khawatir nasib dan penggajian nya, perhatian juga datang dari unsur LKK di Kota Cirebon, yakni Karang Taruna
Ketua Karang Taruna Kelurahan Pekiringan, Adi Putra Nugraha menyoroti kekosongan jabatan direksi dan dewan pengawas definitif di semua BUMD.
“Kami sangat menyayangkan lamanya kekosongan direksi dan Dewas di BUMD. Padahal BUMD memiliki potensi besar untuk penambahan PAD,” ketua Adi kepada Cirebonpos disela-sela kegiatannya.
Adi mengungkapkan, ditengah efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Tentu andalan PAD harus terus digenjot melalui BUMD yang ada PD Pembangunan, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Perumda Pasar Berintan, maupun PD Farmasi
“Sudah lama tidak ada pejabat definitif nya di BUMD. Kasihan nasib pegawai dan kegiatan, apalagi target PAD yang harus dipenuhi setiap tahunnya,” ungkapnya
Kemudian, lanjut Adi, Walikota juga perlu segera melantik direksi dan dewan pengawas agar roda perjalanan BUMD kembali normal dan baik untuk menopang pembangunan Kota Cirebon.
“Nasib PD Pembangunan cukup prihatin. Gak ada direktur dan gak ada Plt sehingga kosong saja. Kasihan pegawai,” ujarnya.
Adi pun menuturkan, jangan sampai yang terjadi di PD Pembangunan, terjadi di BUMD lainnya mengingat waktu menjabat Plt itu terbatas.
“Perlu kerja cepat dan tepat dalam pemilihan direksi dan dewan pengawas, sehingga bisa segera terisi dan perusahaan tidak terseok-seok,” pungkasnya. (CP-06)





Be the first to comment on "Masih Kosong, Salah Satu LKK Desak Walikota Segera Lantik Direksi dan Dewas"