Siapkan Akselerasi, Sekda Sebut Kosep Prioritas Pembangunan Tahun Depan Jadi Prioritas

Foto : CP-06 Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi

HARJAMUMTI – Kota Cirebon akan memaksimalkan pembangunan fisik maupun non fisik di Tahun 2022 mendatang.

Apalagi, masih banyak pekerjaan rumah bagi Walikota dan Wakil Walikota Cirebon yang belum terlaksana di Tahun 2020-2021 karena terhambat Pandemi Covid-19.

Konsep prioritas pembangunan di Tahun 2022 sudah disiapkan guna mensukseskan visi dan misi yang tertuang didalam RPJMD Kota Cirebon 5 tahunan tersebut.

Demikian dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, H Agus Mulyadi MSi saat diwawancarai Cirebonpos usai melaksanakan launching vaksinasi anak di salah satu Mall di Kota Cirebon, Selasa (28/12).

“Konsep prioritas pembangunan setiap ┬átahun sudah ditetapkan berdasarkan strategi di RPJMD. Dan Tahun 2022 itu konsep utamanya penguatan dipemberdayaan masyarakat dalam rangka akselerasi mewujudkan Kota Cirebon kreatif berbasis budaya dan sejarah,” kata Agus.

Agus mengungkapkan, saat ini sudah dilakukan proses untuk mensukseskan itu di tahun depan. Tinggal pemantapan pembangunan manusia.

“Kami maksimalkan program yang belum terlaksana baik di Tahun 2020 sampai tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Kemudian, kata Agus, terkait pembangunan fisik sendiri demi capaian visi misi secara umum yang terhambat di 2021 seperti drainase Jalan Siliwangi dan Kartini dari rel kereta sampai Karanggetas, Monumen Pedati Gede dan lainnya akan digelar tahun depan.

“Program Non fisik pun banyak seperti UHC tetap dilakukan, penguatan pemberdayaan ekonomi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Agus, untuk program budaya menggunakan anggaran dari provinsi, seperti Kota Pusaka ada di provinsi didukung dengan Monumen Pedati Gede.

“Kami kolaborasikan dengan program Provinsi Jawa Barat, sehingga bisa terwujud di Tahun 2022,” jelasnya.

Agus pun menuturkan, bahwa RDTR sendiri untuk wilayah sleatan lebih kepada mix farming, konservasi, dimana diarahakan ke perkebunan.

“Zona setelah tol, mix farming sebelum tol bisa dikelola investor. RDTR sudah ditetapkan dimana Kota Cirebon ada 4 sub wilayah, lebih banyak mix farming, konservasi dan RTH,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Siapkan Akselerasi, Sekda Sebut Kosep Prioritas Pembangunan Tahun Depan Jadi Prioritas"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*