LSM Gapura: Kredibilitas Kinerja KPU Kota Cirebon Dipertanyakan

Foto : Ist Rapat Pengurus LSM Gapura Cirebon.

KEJAKSAN – Penetapan Komisioner KPU Kota Cirebon Periode 2018-2023 yang dipermasalahkan oleh eks Calon Anggota KPU, bahkan dikaitkan dengan penangkapan KPU RI Wahyu Setiawan yang kena OTT KPK menarik perhatian beberapa pihak. Meskipun Komisioner KPU sudah membantah keras adanya dugaan transaksional, namun ┬áPengurus LSM Gapura Cirebon meragukannya. Pasalnya, jika benar ada dugaan permainan dipenetapan Komisioner KPU, jelas ini preseden buruk bagi keberlangsungan demokrasi di Kota Cirebon.

 

“Ya aneh aja pernyataan Komisioner KPU Kota Cirebon menanggapi persoalan itu kok lucu. Makanya ini jadi perhatian serius kami di Gapura, karena berkaitan dengan keberlangsungan demokrasi di kota ini kedepannya. Ini gak main-main lho,” ujar Sekretaris LSM Gapura Kota Cirebon, Doddy Santoso didampingi pengurus lainnya.

Masih kata dia, jangan sampai persoalan serius ditubuh penyelenggara Pemilu diabaikan begitu saja. Harusnya, kata Doddy, Komisioner KPU menjelaskan secara tuntas dan tidak menggampangkan tudingan dari eks Calon KPU. Agar, tidak menjadi bertanya-tanya dimata publik. Bahkan, bisa jadi meragukan integritas dan kredebilitas para Komisioner KPU Kota Cirebon.

“Lha iya, ini jadi meragukan kami. Kalau tudingan itu benar kan berbahaya ini. Apalagi mereka penyelenggara Pemilu,” paparnya.

Masih kata Dody, paparan dari eks calon KPU soal kinerja Komisioner KPU sekarang soal masuknya DPT WNA, kotak suara hilang, pemusnahan kertas suara tanpa berita acara, permasalahan adat istiadat yang jelas oknumnya, serta yang luar biasa kasus pemindahan suara yang sudah ditetapkan bersalah oleh DKPP dan Bawaslu Jabar. Ini, kata dia, bisa jadi legitimasi publik atas dugaan permainan dan transaksional penetapan KPU Kota Cirebon periode 2018-2023 dengen serentetan masalahnya pada penyelenggaraan Pemilu lalu.

“Ini jangan sampai jadi legitimasi publik, jangan-jangan benar tudingan dugaan hasil transaksional itu. Dengan serangkaian masalah yang ada. Soalnya, kami juga baru mengetahuinya kok bisa begitu,” katanya.

Pihaknya juga meminta Ketua KPU segera bersuara dan jangan banyak menghindar atas persoalan yang muncul. Karena mau tidak mau, Ketua KPU juga sebagai pimpinan bertanggung jawab atas kondisi yang ada.

“Bicaralah Ketua KPU itu, kemana saja beliau. Jangan bersembunyi lah, masa anak buah terus yang bersuara yang kami perhatikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, LSM Gapura, kata Dody, akan menggelar aksi moral di Kantor KPU Kota Cirebon. Ini dilakukan sebagai wujud tegak dan terjaganya integritas penyelenggara Pemilu dan untuk merawat demokrasi.

“Kita dari LSM Gapura akan menggelar aksi moral ke Kantor KPU Kota Cirebon. Untuk mendukung marwah integritas penyelenggara Pemilu dan tegaknya demokrasi di Kota Cirebon,” pungkasnya. (CP-10)

Be the first to comment on "LSM Gapura: Kredibilitas Kinerja KPU Kota Cirebon Dipertanyakan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*